Kamis, 07 November 2013

Down the Natural Universe - Using Time Machine with Penetrating the Space Ways






Penjelajahan Antar Bintang Menggunakan Mesin Waktu 
Perjalanan Singkat dengan Konsep Menembus Ruang dan Waktu



Sudah lama saya ingin membahas tentang bagaimana dan sejauh mana kemungkinan kita bisa menjelajah dan menyusuri jaga raya dan waktu secara masuk akal, bukan hanya sekedar angan imajinaif tapi lebih dari kemungkinan dengan penjelasan secara ilmiah dan paparan serta penjelesan berdasarkan bukti.

Untuk itu pada kesempatan ini saya mencoba menggali sejauh mana kemungkinan itu sudah terjadi dengan pembuktian bahwa manusia sekarang sebenarnya sudah bisa mengarungi jagad raya, bahkan bukan hanya yang disebut tempat (ruang) saja yang menurut pandangan kebanyakan orang saat ini adalah suatu hal yang mustahil karena begitu jauhnya jarak untuk bisa dikunjungi, tetapi menurut saya manusia saat ini sudah bisa mengarungi dan melintasi batas yang disebut waktu.

Di beberapa film fiksi ilmiah salah satunya seperti film Star Trek sesungguhnya gambaran perjalanan dan penjelajahan dengan waktu yang sangat singkat untuk mencapai tujuan seperti dalam film tersebut bahwasannya manusia saat ini sudah memulainya dan mungkin sudah lama terjadi, hanya saja kita sebagai bagian dari orang awam tidak tahu bahkan tidak mau tahu bahwa peralatan atau mesin untuk melintasi batas sudah lama tercipta dan digunakan, dan bukan hanya mesin yang super canggih yang sudah tercipta, sarana penunjang yang utama seperti cara melintasi dan menembus waktu pun sudah lama terpecahkan.

Kalaupun kita tidak tahu dengan keadaan bahwa moment yang sangat penting itu kita tidak tahu, inipun tidak bisa kita disalahkan sepenuhnya, mengingat moment ini mungkin sangat begitu rahasia bagi negara yang sudah bisa membuat dan memecahkan teorinya. Bahkan bisa dikatakan SuperTop Secret.

Dibawah ini adalah beberapa sub judul yang isinya saya kumpulkan dari tulisan-tulisan baik melalui media sosial, blog atau website, serta kutipan dari buku-buku yang dikarang oleh para Ilmuwan dalam Bidang Fisika. Yang tentunya sebagai pembelajaran dan penguat argumen terhadap pembuktian yang saya tulis, disamping saya melengkapi gambarnya sebagai penambah khasanah tulisan saya saja.


Teori Gerak Ruang dan Waktu

Tentang Perjalanan Ruang atau tempat adalah pergerakan atau perpindahan kita dari satu tempat ketempat yang lainnya dengan memerlukan waktu, ibarat kita saat ini sedang ada dibumi dan pada hitungan detik berikutnya kita sudah sampai di Planet Mars. Sedangkan perjalanan waktu adalah sebuah konsep berjalan maju atau mundur ke titik berbeda dalam waktu, mirip seperti kita bergerak dalam ruang.

Tanpa kita sadari manusia nyatanya selalu berjalan dalam waktu; dalam cara segaris, dari waktu sekarang ke masa depan per satuan waktu sampai kematiannya.

Dalam fisika, konsep perjalanan waktu telah digunakan untuk memeriksa konsekuensi teori fisika seperti relativitas khusus, relativitas umum dan mekanika kuantum. Tidak ada bukti eksperimen dari perjalanan waktu, dan juga tidak dimengerti apakah teori fisika sekarang ini mengijinkan perjalan waktu dalam segala bentuk. Namun, ada teori yang mengijinkan tentang kemungkinan melipat waktu untuk meloncat dari suatu titik ke titik lainnya.

Beberapa teori, yang paling terkenal adalah relativitas khusus dan umum, menyarankan bahwa geometri yang tepat dari ruang-waktu, atau beberapa jenis gerakan dalam ruang, dapat memungkinkan kita berjalan ke masa lampau dan masa depan bila geometri atau gerakan ini memungkinkan. Telah dipastikan bahwa efek relativitas dan gravitasional dilasi waktu dapat menyebabkan sebuah pejalan untuk mulai dan kembali di titik awal yang tetap diam, untuk tiba pada waktu yang lebih jauh ke masa depan yang bingkai referensi dari subyektif waktu terlalui mereka indikasikan.

Konsep Fisika – Relativitas
Teori Albert Einstein yang disebut relativitas khusus (dan, sebagai tambahan, teori relativitas umum) secara eksplisit memperbolehkan sejenis dilasi waktu yang secara biasa disebut perjalanan waktu. Teori ini mengungkapkan bahwa bagi seorang pengamat yang diam secara relatif, waktu kelihatannya berjalan lebih lambat bagi sebuah obyek yang bergerak dengan lebih cepat.

Banyak anggota komunitas ilmiah percaya bahwa perjalanan waktu itu kemungkinan besar tidak mungkin. Kepercayaan ini terutama berdasarkan pisau cukur Occam. Setiap teori yang memperbolehkan perjalanan waktu menuntut bahwa semua isyu kausalitas harus terpecahkan. Apakah yang terjadi jika seseorang kembali ke masa lampau dan membunuh kakeknya?- lihat paradoks kakek. Dan juga, ketiadaan bukti eksperimental tentang adanya perjalanan waktu, maka secara teori lebih mudah diasumsikan bahwa hal ini tidak terjadi. Dan memang,

Stephen Hawking pernah berkata bahwa ketiadaan wisawatan atau turis dari masa depan yang menjenguk kita merupakan sebuah argumentasi yang kuat dalam menentang adanya fenomena ini. Argumentasinya ini merupakan sebuah variasi dari paradoks Fermi, yang menentang akan adanya mahluk luar angkasa. Namun di sisi lain, asumsi bahwa perjalanan waktu itu mustahil merupakan hal yang menarik pula bagi para fisikawan karena ini menimbulkan pertanyaan mengapa tidak dan hukum fisika apa yang tidak memperbolehkannya.


Manusia Sudah Mampu Membuat Mesin Waktu


Profesor Brian Cox - dailymail.co.uk

Mesin waktu bukan sekadar khayalan. Seorang profesor bernama Brian Cox mengklaim bahwa perjalanan menembus waktu itu memungkinkan, dan manusia juga bisa membuat mesinnya.

Berbicara di British Science Festival, Cox mengungkap banyak temuannya tentang perjalanan menembus waktu. Cox menyatakan pada pengunjung bahwa kita benar-benar bisa membuat mesin waktu.

Namun teorinya hanya dapat bekerja untuk bepergian ke masa depan, bukan ke masa lalu. Cox juga menjelaskan bahwa jika kita sudah berada di masa depan, kita tidak akan bisa kembali lagi ke masa sebelumnya.

Menurut Cox, perjalanan menembus waktu bahkan sudah dilakukan, meski baru pada skala sangat kecil.
Dalam artian, teknologi untuk memindahkan hal besar seperti manusia ke masa depan saat ini masih belum ada, dan tidak akan pernah ada yang bisa membawa orang kembali ke masa lalu.

"Anda dapat pergi ke masa depan, Anda punya kebebasan bergerak total ke masa depan," kata Cox, seperti dinukil Dailymail.

Teori ini berdasarkan pada teori relativitas Albert Einstein yang menyatakan untuk melakukan perjalanan ke masa depan, objek yang dipindahkan perlu mencapai kecepatan nyaris secepat kecepatan cahaya.

Ketika objek tersebut mencapai kecepatan ini, waktu akan melambat turun tetapi hanya untuk objek tersebut. Misalnya, orang-orang yang terbang di atas wilayah Atlantik akan merasakan berlalunya waktu sedikit lebih lambat daripada orang-orang di darat.

"Jika Anda bergerak cepat, waktu Anda akan berjalan relatif lambat ketimbang orang-orang yang diam. Saat Anda mendekati kecepatan cahaya, waktu akan berjalan sangat lambat sehingga Anda bisa menuju 10.000 tahun di masa depan," jelas sang profesor.

Cox menyatakan bahwa teori ini bisa disebut teori lubang cacing atau wormhole theory, tetapi kebanyakan fisikawan justru meragukannya.

Bagaimana menurut Anda?


Kisah Seorang Pria Pembuat Mesin Waktu

Mike Marcum membuat heboh ketika pada tahun 1995 muncul di acara radio Coast to Coast dan mengatakan bahwa ia memiliki konsep mesin waktu yang dapat direalisasikan. Entahkah mesin waktu itu bekerja atau tidak, tapi konon kabarnya, sejak tahun 1997, Mike Marcum menghilang tanpa jejak. Apakah ia berhasil melakukan perjalanan lintas waktu ?

Orang-orang menyebutnya Mike "Mad" Marcum. Pada tahun 1995, Ia mencoba untuk membuat sebuah mesin waktu dari serambi rumahnya di Missouri, Amerika Serikat. Ia memberikan alasannya membuat mesin waktu, yaitu untuk melihat nomor lotere yang akan keluar dari masa depan.

Pada tahun 1995, Marcum baru berusia 21 tahun dan kuliah di bidang kelistrikan. Menurut orang-orang yang mengenalnya, Marcum memang dikenal sebagai seorang yang cerdas.

Dalam wawancaranya dengan Art Bell, Host dari acara radio Coast to Coast, Marcum mengatakan bahwa ia menciptakan mesin waktu dengan "Tangga Yakub".

Tangga Yakub adalah sebuah peralatan yang memiliki dua batangan logam dengan percikan-percikan listrik diantaranya. Dalam film-film kuno, konsep tangga Yakub dapat kita lihat sebagai alat yang menciptakan kehidupan bagi Frankenstein. Dan seperti Frankenstein, menurut Marcum, sesuatu yang besar terjadi ketika Tangga Yakub-nya dijalankan.

"

Tepat diatas Tangga Yakub, tercipta sebuah kondisi panas dengan lingkaran di tengahnya." Kata Marcum pada saat wawancara dengan Art Bell. "Pada mulanya, aku tidak mengetahui dengan pasti apa yang sedang terjadi. Bahkan sampai saat ini aku masih belum yakin."

Menurut Marcum, Ia kemudian melemparkan sebuah sekrup ke dalam lingkaran itu.

"Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, jadi aku mencoba melempar sekrup kedalamnya dan melihat apa yang terjadi," Katanya kepada Bell. "Setelah aku melemparnya, aku tidak melihat sekrup itu lagi."

Sekrup itu hilang, kata Marcum, lalu beberapa detik kemudian, muncul kembali secara tiba-tiba beberapa kaki dari tempatnya berdiri.

Dipenuhi rasa ingin tahu, Marcum lalu memutuskan melakukan sesuatu. Ia membuat Tangga Yakub sebesar manusia dengan 168 elektromagnetik di serambi rumahnya. Setelah Tangga Yakubnya selesai, Marcum masih memiliki satu masalah. Ia membutuhkan sumber listrik.

Jadi, dengan obsesinya yang menggebu, ia pergi ke sebuah gardu listrik di St Joseph dan mencuri 6 transformer dari situ.

Sherif Eugene Lupfer yang mengetahui hal itu segera menuju rumah Marcum dan menemukan keenam transformer tersebut telah terinstall ke Tangga Yakub-nya. Sebelum Marcum menyalakan peralatannya, Sherif telah memborgol tangannya dan menggiringnya ke penjara.



Setelah menjalani hukuman penjara selama beberapa lama, Marcum dibebaskan. Ia kemudian pindah ke sebuah Apartemen di St. Joseph dan mulai mengerjakan mesin waktunya kembali. Namun kemudian, pemilik apartemen mengusirnya. Menurut The New York Times, ia diusir karena memindahkan seekor kucing "sejauh satu blok". Entah apa maksudnya.

Pada tahun 1996, Marcum kembali muncul di acara radio Coast to Coast. Pada saat itu ia mengatakan bahwa 30 hari lagi ia dapat menyelesaikan mesin waktunya.

Itu adalah kemunculannya yang terakhir. Pada Januari 1997, Marcum menghilang.

Setelah hilangnya Marcum, seorang pria dari Orange County menelepon Art Bell. Ia mengatakan bahwa ia ingat dengan sebuah foto dari surat kabar edisi beberapa tahun lalu yang menceritakan sebuah peristiwa misterius yang terjadi pada tahun 1920an.

Menurut surat kabar tersebut, pada tahun 1920an, polisi menemukan mayat seorang pria di sebuah tabung besar yang aneh. Tubuh pria tersebut hancur berantakan. Disebelah tubuh tersebut ditemukan sebuah peralatan aneh. Para polisi saat itu tidak bisa mengidentifikasi peralatan itu atau identitas mayat itu. Penyebab kematiannya juga tidak dapat dipecahkan.

Pria dari Orange County ini kemudian ingat kepada foto tersebut dan ia mengatakan bahwa peralatan disamping mayat tersebut mirip dengan sebuah ponsel.

Apakah Marcum berhasil melakukan perjalanan lintas waktu ke masa lalu ? Apakah mayat pria tersebut adalah Marcum ?

Berbeda dengan Andrew Carlssin yang memang cenderung fiktif, kisah Mike Marcum adalah sebuah kisah nyata. Ia bukan tokoh fantasi. Kemunculannya di Coast to Coast juga nyata. Mesin waktu yang dibangunnya juga nyata. Pencurian enam transformernya juga nyata. Satu-satunya yang meragukan adalah keberhasilannya membuat mesin waktu.

Dan mungkin juga Marcum tidak menghilang, mungkin ia memutuskan untuk menyerah dan bekerja sebagai tukang listrik di Missouri. Atau mungkin ia sedang mencoba mengerjakan mesin waktu lainnya. Kita tidak tahu pasti.

Saya suka dengan Marcum karena ia adalah pria biasa seperti kita. Bila Prof. Ronald Mallet membuat mesin waktu untuk menyelamatkan ayahnya, Marcum, secara sederhana dan polos mengatakan bahwa ia hanya ingin mengetahui nomor lotere yang akan keluar. Ia tidak berusaha menjadi pahlawan dengan memberikan alasan mulia untuk usahanya.

Jadi, saya memutuskan untuk tetap menulis kisah hidup Marcum tanpa peduli apakah mesin waktunya benar-benar bekerja. Mudah-mudahan kisah Marcum bisa sedikit memuaskan fantasi kita mengenai Time Travel.


Project Time Tunnel By USA
Pembuatan Mesin Waktu (Telah Diciptakan Oleh Amerika)



Pasti kita semua dibuat penasaran dengan salah satu Mega Proyeknya Amerika, kira-kira Proyek ini apa benar sudah dikembangkan dan sudah berjalan? Apakah Proyek dengan pembuatan mesin waktu tersebut sudah berfungsi dengan baik? mengapa Amerika mengadakan Proyek dengan membuat Mesin waktu yang begitu Besar? Dan yang Pasti apakah Proyek tersebut benar-benar ada?

Inilah salah satu jawabannya, sebuah Mesin raksasa yang diberi nama “Large Hadron Collider (LHC)” milik CERN sebuah mesin waktu yang saat ini dianggap sebagai mesin waktu paling pertama dibuat dalam sejarah umat manusia.
----------
Untuk mengetahui selengkapnya dan melihat gambarnya selengkapnya dibawah ini(Klik Open)

Dari hasil riset yang dibawa oleh Irina Arefieva dan Igor Volovich, ”Dalam relativitas umum, waktu digambarkan dalam kurva ruang-waktu berawal dari masa lalu ke masa depan. Tetapi adakalanya kurva tersebut akan berpotongan, seperti kurva tertutup, yang diinterpretasikan sebagai sebuah mesin waktu - sekaligus memunculkan kemungkinan perjalanan waktu (time travel).



Dua proton ditembakkan dalam arah yang berlawanan dan bertubrukan di 4 titik sepanjang lintasannya - meniru kondisi “Big Bang” dari “plasma kosmik”. Plasma kosmik adalah keadaan hampir cair yg masih merupakan misteri, yang terbentuk sebelum partikel-partikel itu dingin agar terbentuk atom bersama-sama. LHC akan memaksa partikel-partikel ini lepas dari ikatannya, menjadi substansi dari zat yang terurai - untuk menciptakan “plasma kosmik” yang asli, dan merekonstruksi kondisi Big Bang (mudah-mudahan saja untuk skala kecil).

Beberapa fakta mengenai project ini:
• Perkiraan pembuatan memakan waktu 20 tahun dan sampai sekarang masih berlanjut;
• Terdiri atas satu team beranggotakan 7000 fisikawan yang berasal dari lebih 80 negara;
• Memiliki lintasan lingkaran 27 kilometer serta kedalaman sekitar 175 meter di bawah tanah; • Memiliki fasilitas untuk melakukan proses tubrukan antar proton, dengan kecepatan tinggi mendekati kecepatan cahaya;
• Memiliki terowongan yang besaaar, dapat dilalui oleh kereta api;
• Mampu menciptakan suhu temperatur hingga 1 juta kali lebih panas dari inti matahari;
• Terdapat magnet-magnet superkonduktor dimana didinginkan dengan temperatur lebih
dingin dari luar angkasa.

Mesin ini merupakan mesin paling paling paling rumit dan complex yang pernah dibuat oleh manusia. Besar mesin waktu tersebut kira-kira sepanjang 17 mil menyebrangi batas antara 2 buah Negara, terdapat detector pada 4 lokasi sebesar bangunan milik manusia, berlokasi di lubang goa yang sangat besar, jika anda ingin merasakan bagaimana mesin ini saat beroperasi sebaiknya jangan, karena anda akan terpengaruh efek radioaktif yang beraaat dan akan mengalami kejadian fatal.



Sebuah solenoid pada mesin tersebut, membutuhkan besi yang jumlahnya lebih banyak daripada besi untuk membangun menara Eiffel. Biaya pembangunan mesin ini sangat fantasis, sehingga pada tahun 1993, Amerika menghentikan proyeknya sendiri yaitu Superconducting Super Collider (meski terowongan sepanjang 14 mil telah mereka gali di Texas). Inti mesn tersebut yaitu memfokuskan energi besar ini ke dalam ruang sekecil mungkin. Seperti kata mereka: “Makin besar energinya, makin dahsyat pula partikel-partikel yang disemburkan”. Seberapa besar? Apa ini miniatur dari blackhole?





Jika mesin tersebut tidak berfungsi seperti tujuan utamanya yaitu bukan perjalanan waktu (time travel), hal yang menarik lain yang mungkin dihasilkan dari proyek LHC ini adalah Hari Kiamat!!!

Proyek LHC ini diperkirakan justru akan sangat berbahaya untuk dilanjutkan, lihat laporan ini. Bayangkan saja, ada sekelompok orang yang sedang membangun miniatur blackhole tidak jauh dari tempat tinggal kita. Siapa yang bisa percaya bahwa dijamin tidak akan terjadi sesuatu nantinya. Latar belakang pembuatan LHC ini mungkin hanya ingin mencari “partikel Tuhan” (Higgs Boson?) dan juga teori “Grand Unified Theory” dari seluruh kekuatan energi di jagat raya.

















Seluruh catatan yang menyebutkan LHC mungkin saja akan menghasilkan “Medium-sized Bang” atau mini blackhole yang tidak bisa dikendalikan, dibantah oleh ilmuwan-ilmuwan CERN: mereka meyakinkan kita bahwa “meski blackholes bisa diciptakan, hal ini masih terlalu kecil dan terlalu cepat jika dikatakan akan menghasilkan tenaga gravitasi yang kuat” Majalah Discover mengutip hal tersebut bahwa: “Proses collision (tubrukan proton) di LHC dapat menyemburkan massa baru yang aneh, dimensi ruang tersembunyi yang membentang, bahkan menciptakan dimulainya lagi kelahiran kecil jagat raya. Dan sekarang, seperti yang kita lihat - mungkin sekaligus mesin lorong waktu.” “Kita bahkan tidak tahu apa yag akan terjadi” ujar fisikawan Perancis, Yves Schutz. “Kita sekarang berada dalam domain energi yang tak seorangpun pernah menyentuhnya.”


Teori Penjelajahan Antar Bintang dengan Konsep Menembus Ruang dan Waktu



Movie Star Trek, mungkin dari kalian sudah pernah nonton semuanya.. serial televisi bertemakan Fiksi Ilmiah paling legendaris sepanjang masa ini? Mungkin tidak ada. Serial yang bertemakan Sci-fi ini bercerita mengenai kehidupan manusia di masa depan bersama-sama dengan spesies dari planet dan tata surya lain ( kalau tidak salah setting-nya di abad 24, CMIIW). Dalam seri pertamanya yang dikenal sebagai Star Trek : The Original Series, dikisahkan tentang petualangan pesawat ruang angkasa USS Enterprise (NCC-1701) dalam petualangan menjelajah ruang angkasa, mengunjungi planet-planet asing di beberapa konstelasi bintang yang berjarak ribuan tahun cahaya.

Perjalanan seperti dalam film diatas dapat dilakukukan sekarang ini atau yang sedang terjadi pada saat ini? lalu, kira-kira bagaimana caranya? apakah worm hole benar-benar ada seperti dalam Serial Star Trek pertama seri Voyager, yang menggambarkan perjalanan pesawat ruang angkasa USS Voyager NCC-74656 dengan kapten Kathryn Janeway (Kate Mulgrew) yang terlempar ke kuadran delta (yaitu perempat bagian lain dari galaksi bima sakti) oleh suatu kekuatan alien dan mencari jalan kembali ke bumi.

Adalah sebuah konsep mengenai perjalanan /penjelajahan antar bintang, dimana dengan memanfaatkan worm hole (lubang cacing), sebuah mesin pesawat dapat begitu cepat sampai ke suatu konstelasi bintang yang jaraknya sangat-sangat jauh dari tata surya kita.

Dari sebuah buku yang berjudul Fisika Modern Menyingkap Misteri Lubang Hitam, karya Yusman W, M.si, dipaparkan suatu konsep Fisika Modern mengenai permasalahan ini. Sebagaimana juga dipaparkan oleh Anwar Effendie dalam suatu bukunya, nampaknya apa yang sedang diselidiki Mellor dan Moss adalah suatu usaha untuk membuka sensor langit. Bila persoalan ini berhasil mereka pecahkan, maka erosfer dapat dimanfaatkan sebagai lorong waktu untuk mencapai tempat-tempat jauh yang dituju tanpa harus mati terkurung dalam sangkar peristiwa. Karena kecepatan pusingan ruang di ergosfer melebihi kecepatan cahaya, dengan sendirinya waktu menjadi beku, dan kita dapat menjelajah ruang berjarak miliaran tahun cahaya hanya dalam waktu sekejap saja!


Beberapa Teori Cara Melintas Batas menjelajahi Waktu



Selain perjalanan menembus langit dengan pesawat antariksa, masih ada cara lain yang "bebas hambatan". Bebas hambatan disini diartikan apabila pintu waktu telah ditembusnya. Sebab, kesulitannya justru pada awal pemberangkatannya karena harus menggunakan kepesatan cahaya untuk menembus ergosfer dan memperhitungkan pecahan badan pesawat yang harus menjadi korban memeasuki sangkar peristiwa.

Namun, sekali trik ilmu berhasil memecahkan dinding tenaga dahsyat yang menjadi pintu waktu tersebut, maka hambatan alam pun menjadi lenyap semuanya. Dikatakan trik ilmu, sebab secara wajar mustahil akan mampu mendobrak pintu waktu tersebut. Sama halnya seperti ketika abad antariksa dimulai pada tahun 1958. Sebenarnya, kemampuan teknologi pendorong roket masih terlalu lemah untuk dapat diluncurkan satelit atau pesawat dengan kecepatan 11 km/detik agar dapat lepas dari tarikan gravitasi bumi. Tetapi dengan cara menyusun beberapa pendorong ternyata manusia dapat mengatasi hambatannya.

Hambatan terbesar dalam mendobrak pintu waktu tersebut adalah ketahanan badan pesawat yang harus mampu bertahan terhadap guncangan maha dasyat dan tidak samapai robek dan hancur. Cara yang paling wajar adalah dengan membuat beberapa lapis badan pesawat dari bahan berketahanan tinggi, sehingga jika lapis terluar terobek hancur, masih ada lapis-lapis lainnya yang akan dijadikan korban secara bertahap, dan dua lapis terakhir yang akan pecah dua, yang luar untuk melawan pusingan ergosfer dan yang dalam adalah pesawat yang sebenarnya untuk menjelajah langit. Dapat juga dengan roket pendorong bersusun seperti teknologi roket sekarang. Roket pendorong terakhir adalah yang melawan pusingan ergosfer dan masuk ke sangkar peristiwa, sementara pesawatnya sendiri melesat ke depan.

Cara lain adalah dengan memproses bahan pesawat yang bersifat kenyal. Tetapi cara yang paling sesuai nampaknya adalah dengan menggunakan bahan anti benda. Dengan mempelajari sifat-sifat bahan tersebut menjadi benda wujud tampak atau semacam medan tenaga pengurung atau medan elektromagnet seperti dalam mesin-mesin pemercepat zarah. Teknologi pengurungan demikian sudah dimiliki oleh manusia di bumi, sehingga tidak akan terlalu sulit lagi dalam mempraktekannya. Yang masih harus di teliti antibendanya yang akan dijadikan sebagai bahan pesawat.

Bila zarah bertemu dengan antizarah, menurut teori pusingan elektron Dirac, mereka akan saling menghancurkan dan zarah itu akan dihisap ke dalam lubang dengan melepaskan tenaga tumbukan, dan zarah itu akan lenyap karena dia sudah berada dalam ruang tanpa waktu. Ini adalah celah-celah yang memungkinkan manusia dapat menembus waktu dengan selamat.

Seperti diungkap dalam teori lubang cacing (Worm Hole) yang sangat populer akhir-akhir ini, tentu saja kita tidak dapat mundur lebih jauh sebelum tercipta gerbang waktu antara kedua kecepatan waktu yang berbeda tersebut.

Salah satu bentuk dari mesin waktu seperti ini adalah terowongan yg menghubungkan dua buah atau lebih black hole.Pada tahun 1957 , Jhon Wheeler menyebut terowongan ini dengan istilah lubang cacing (Worm Hole).Lebih jauh mengenai Worm Hole,IDE menggunakan black hole dalam teori Wheeler tsb sebenarnya tidak cukup aman.Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa orang yang mendekati black hole harus sangat elastis atau akan tercabik-cabik dan hancur oleh tarikan gravitasinya yang sangat dasyat.

Batas ketahanan tubuh fisik manusia normal adalah tujuh kali gravitasi bumi, diatas nilai ambang tersebut maka fungsi organ tubuh akan terpengaruh.

Lalu, supaya perjalanan waktu ini lebih aman, digunakanlah ide untuk menggunakan zarah yang dapat mengurangi efek tarikan gravitasi, sehingga orang yang akan berjalan melintasi waktu berada pada daerah dengan gravitasi yang aman.

Penemuan paling mutahir menunjukkan bahwa black hole juga dapat muncul pada level zarah2 subatomik.Tentu saja implementasinya untuk mesin waktu jauh lebih sulit karena tubuh manusia harus dipecah2, dikirim, dan kemudian disusun kembali di tempat tujuan.

Berdasarkan penemuan tersebut, Michael Crichton , penulis Jurasic Park, menulis sebuah karya dalam bentuk novel fiksi ilmiah berjudul Timeline yang terbit pada tahun 1999.


Jika andaikata kita berhasil menciptakan mesin waktu, terus kita kembali ke masa lalu ,kemudian kita membunuh orang tua kita sebelum kita dilahirkan, apakah sejarah akan berubah?
Jika sejarah berubah, tentu kita tidak pernah akan lahir di Dunia fana ini dan tidak mungkin kembali kemasa lalu untuk membunuh orang tua kita sendiri. Secara keseluruhan , pertanyaan tersebut menjadi tidak benar dan menjadi sebuah paradoks.


Untuk menjawab permasalahan tersebut, para fisikawan memiliki dua pendapat yaitu;
Pertama : Sejarahlah yang konsisten, apapun yang kita lakukan setelah kembali ke masa lalu, kita tidak bisa mengubah sejarah.
Kedua : Ada Dunia lain yang bersifat paralel dengan dunia kita, yang mempunyai sejarah alternatif, apapun yang kita lakukan pada dunia yang kita kunjungi tersebut tidak mengubah sejarah pada dunia asal kita.

Para fisikawan barat cenderung setuju dengan sejarah alternatif, karena mereka percaya bahwa semua orang mempunyai kebebasan bertindak sehingga tidak terpengaruh oleh nasib yang sudah digariskan.

Salah satu Ekspresimen Mesin Waktu dengan Manusia yang dilakukan oleh DR Vadin A Cernobrov dari Rusia.Ekpresimen ini kurang berhasil dikarenakan kekurangan energi untuk mengoperasikannya

Sikap pesimis ditunjukkan oleh ilmuwan yg dianggap paling brilian setelah Albert Einstein , yaitu Stephen Hawking.Dalam catatan kuliah publiknya beliau mengatakan, "Jika di masa depan manusia dapat kembali ke masa lalu , kenapa kita tidak pernah menemukan satu pun penjelajah waktu tsb?'

Saya rasa Hawking terlalu cepat mengambil kesimpulan atas hal ini, dan mungkin beliau belum mengetahui beberapa perkembangan hasil penemuan dan penggalian arkeologi pada beberpa dasawarsa terakhir.
Beberapa fosil,seperti yang aku contohkan pada artikel "Penemuan-penemuan Penting dan Artefak Peradaban Manusia Jutaan Tahun Lalu", serta temuan membingungkan lainnya, mungkin itu bisa menjadi suatu bahan pemikiran baru bagi beliau.
http://waones-sbm.blogspot.com/2013/11/penemuan-penemuan-penting-dan-artefak.html

Namun,meskipun nantinya kita berhasil menciptakan mesin waktu, kita masih mempunyai satu kendala lagi , yaitu keterbatasan energi yang digunakan untuk mengoprasikan mesin waktu itu sendiri :)
Sampai saat ini permasalahan kebutuhan jumlah energi yang sangat besar untuk mesin waktu belum sepenuhnya terpecahkan.


Teori Relativitas umum dan Mekanika Quantum : Menyibak tentang Misteri Ruang dan Waktu

Oleh: Nur sidqon*
* Praktisi Ilmu Falak di Farabi Institute
Judul Buku : A Brief History Of Time – SejarahSingkatWaktu
Penulis : Stephen hawking
Penerbit : PT. Gramediapustakautama
TahunTerbit : Cetakan I, 2013
TebalBuku : 203 halaman
ISBN : 978-979-22-9212-1
Harga Buku : Rp. 55.000,-
.
Lewat buku ini yang berjudul “A brief history of time: Sejarah Singkat Waktu”, Stephen Hawking memberi informasi penting mengenai bagaimana alam semesta bermula-–dan apa yang memulainya? Adakah ujung alam semesta, dalam ruang maupun waktu? Adakah dimensi lain dalam alam semesta? Apa yang terjadi ketika alam semesta berakhir? Semua di bahas dalam buku setebal 203 halaman tersebut. Sehingga setelah membaca buku ini kegamangan mengenai konsepsi alam semesta yang meliputi ruang dan waktu mulai mendapati titik cerahnya.


--------------
Selengkapnya (Klik Open)

Dalam bukunya itu hawking memasukkan kemajuan teoretis dan pengamatan. Ia jabarkan kemajuan yang di capai akhir-akhir ini dalam menerima “dualitas” atau korespondensi antara teori-teori fisika yang sepintas tampak berbeda. Juga hasil dari pengamatan pengukuran fluktuasi radiasi latar gelombang mikro kosmik oleh COBE (Satelit Cosmic Background Explorer) dan kolaborasi lainya.

Pada umumnya para ilmuan dalam menjabarkan alam semesta biasanya berdasarkan dua teori dasar yang menjelaskan sebagian –teori relativitas umum dan mekanika kuantum. Tapi sayangnya ke dua teori ini tidak konsisten satu sama lain –tak mungkin benar kedua-duanya. Oleh karena itu, buku ini hadir dengan tujuan mencari teori baru yang akan mencakup keduanya sebagai satu teori pamungkas yang menjabarkan seluruh alam semesta.(hal. 12)

Dengan hadirnya buku “A brief history of time : sejarah singkat waktu” membawa pemahaman baru akan konsepsi ruang dan waktu sekaligus merupakan revolusi intelektual terbesar pada abad keduapuluh. Hawking mengubah gagasan lama alam semesta yang tak berubah, dan bisa telah dan terus ada selama-lamanya, di gantikan gagasan alam semesta yang dinamis dan mengembang yang bermula pada waktu tertentu yang sudah lampau dan berakhir pada waktu tertentu kelak (hal.35). Dalam hal ini Hawking mengakui adanya keterlibatan campur tangan Tuhan dalam proses penciptaan alam semesta.

Sama halnya dengan konsep waktu, selama ini yang kita tahu adalah waktu selalu bergerak maju. Maka dalam kehidupan nyata tidak pernah kita jumpai pecahan-pecahan gelas mendadak mengumpul dari lantai dan melompat kembali ke atas meja kemudian membentuk gelas yang utuh. Namun ruang waktu lain yang di perkenankan teori relativitas umum, dan memungkinkan perjalanan ke masa lalu sudah di temukan. Salah satunya adalah bagian dalam lubang hitam atau biasa di sebut lubang cacing (wormholes) yang berotasi (hal. 151).


Lubang hitam atau lubang cacing bak ‘jembatan waktu’ yang bisa mengantarkan seseorang ke masa lalu ataupun ke masa depan. Maka kita bisa membayangkan seseorang yang hari ini rumahnya kebakaran kembali ke masa lalunya guna mematikan batang rokok yang ada di kamarnya sehingga tidak akan pernah terjadi kebakaran.

Sepintas, semua yang dijelaskan dalam buku ini nampak seperti omong kosong belaka yang keluar dari khayalan seorang Stephen Hawking atau lebih mirip film-film fiksi sains yang menceritakan tentang manusia yang bisa kembali ke masa lalu dengan menggunakan mesin waktu. Akan tetapi sebagaimana yang telah kita ketahui banyak gagasan-gagasan fiksi sains masa lalu seperti kapal selam dan perjalanan ke Bulan, telah menjadi fakta sains di masa sekarang, di samping itu pembahasan ini memang sudah menjadi spesialisasi dari seorang Stephen hawking, yang merupakan Lucasian Profesor of Mthematics di University of Cmbridge. Di tambah dengan data-data hasil pengamatan terbaru menggunakan technologi yang canggih sehingga membuat orang tidak akan lagi menanyakan tentang kebenaran dari gagasan-gagasan tersebut.

Di dalam bukunya Stephen hawking tidak hanya menjelaskan gagasanya mengenai konsep alam semesta yang meliputi ruang dan waktu, gagasan dari tokoh-tokoh lain pun turut ia masukkan. Nama-nama seperti Aristoteles, Ptolomeus, Albert Einstein, Galileo Galilei, Isac Newton, Edwin Hubble, Immanuel kant serta Filsuf-filsuf dan Tokoh-tokoh astronomi lainya akan sering kita jumpai di setiap lembaran-lembaran buku ini. Baik sebagai pembanding gagasan mana yang lebih benar ataupun sekedar untuk menguatkan pendapat.

Membaca buku “A brief history of time: Sejarah Singkat Waktu” membuat kita membayangkan seakan sedang duduk dalam sebuah ruang, mendengarkan apa yang di diskusikan Hawking hingga akhirnya kepala kita mengangguk-ngangguk takjub di buatnya atas apa yang ia jelaskan kepada kita. Begitu mendalam sainsya, konsep-konsepnya sangat besar di barengi dengan bahasa penyampaian yang enak di baca, sehingga karena keahliannya dalam mengolah kata membuat sesuatu yang sukar menjadi mudah di baca sekaligus mudah di pahami.


Penutup
“Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya, tentulah mereka berkata: "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang orang yang kena sihir."
Al Hijr 14-15

Alam semesta merupakan ruang raksasa yang sangat luas. Tersimpan banyak misteri di dalamnya, mulai dari waktu penciptaan hingga kapan alam semesta akan punah. Tentunya untuk mencari jawaban dari misteri-misteri tersebut butuh rasionalitas tinggi di sertai observasi yang didukung dengan teknologi canggih.

Selama ini kita hanya disuguhkan dengan istilah mesin waktu, entah itu dari cerita film penjelajahan antar bintang seperti dalam Star Trek, The Time Tunnel, Time Line bahkan serial Doraemon atau lainnya yang hanya suguhan bersifat fantasi belaka, padahal masalah mesin waktu ini mulai dari kalangan ilmuwan sampai pelajar bahkan orang gaptek sekalipun benar-benar ingin mengetahuinya.

Kalau saja negara seperti Amerika mau berbagi ilmu tentang apa yang sudah dicapainya yakni penemuan mesin waktu yang mampu mengirimkan kita ke masa lampau dan masa depan, tentunya kita semua mempunyai sebuah keinginan untuk mengunjungi beberapa zaman yang mungkin sekarang hanya kita baca lewat buku-buku sejarah, seperti bagaimana bangsa Mesir dulu membuat Piramida, atau bagaimana dan dimana kerajaan Atlantis yang sebenarnya...

Perjalanan Menembus Waktu adalah puncak ilmu manusia, karena dalam masa hidup kita yang hanya puluhan atau ratusan tahun, kita akan mampu menjelajahi galaksi-galaksi yang jauh bukan hanya sekali, tetapi berulang kali!! mengagumkan bukan?

Sampai disini postingan tentang Menyusuri Alam Jagad Raya - Menggunakan Mesin Waktu dengan Cara Menembus Ruang, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ...


Sumber dan bahan tulisan;
wikipedia, nationalgeographic.com, dailymail.co.uk
(Dipfals-berbagai sumber)
Sumber gambar:
• http://mitra-sbm.blogspot.com/2012/09/analisa-tentang-alien-dan-ufo.html
• http://mitra-sbm.blogspot.com/2012/09/teori-alien-adalah-dewa-masyarakat-purba.html
Referensi:
*Sakti San Jaya, Teori Fisika Mesin Waktu.
*Dr. Yusman Wiyatmo, M.si, Fisika Modern Menyingkap Misteri Lubang hitam.
*Anwar Effendie, Perjalanan Ruang dan Waktu dalam Kaitannya dengan Penciptaan Alam Raya.
"http://en.wikipedia.org/wiki/Time_Traveller"
(ourstrangeworld.net)
www.inilah.com

Referensi ilmiah
• Paul Davies, About Time ISBN 0-684-81822-1
How to Build a Time Machine ISBN 0-14-200186-4
• J. Richard Gott, Time Travel in Einstein's Universe: The Physical Possibilities of Travel Through Time ISBN 0-618-25735-7
• Gribbin, In Search of Schrodinger's Cat
• Paul J. Nahin, Time Machines: Time Travel in Physics, Metaphysics, and Science Fiction ISBN 0-387-98571-9
• Pagels, Perfect Symmetry, the Search for the Beginning of Time
• Clifford A. Pickover, Time: A Traveler's Guide ISBN 0-19-513096-0
• Kornel Lanczos, On a Stationary Cosmology in the Sense of Einsteins Theory of Gravitation, 1924, republished in 1997 by Springer Science+Business Media B.V.
• W.J. van Stockum, The Gravitational Field of a Distribution of Particles Rotating about an Axis of Symmetry, 1936, Proceedings of the Royal Society of Edinburgh.
• Frank J. Tipler, Rotating Cylinders and the Possibility of Global Causality Violation, Physical Review D 9 (1974), 2203


Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

Artikel Menarik Lainnya :



Tidak ada komentar: