Tampilkan postingan dengan label The phenomenon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The phenomenon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 November 2013

Cenote Angelita in Mexico is the Underwater Ancient River






Cenote Angelita - Sungai bawah laut Purba yang Indah

Kegiatan menyelam atau Diving adalah salah satu kegiatan olahraga yang sangat menyenangkan dan menakjubkan, karena disamping bisa ber olahraga juga bisa menikmati pemandangan di bawah air yang begitu indah. Menyelam sekaligus memberi tantangan tersendiri dan memiliki resiko yang tidak ringan karena kita berada di ekosistem diluar kebiasaan kita hidup, ada ungkapan yang menyatakan kalau didarat manusialah yang menjadi penguasa tetapi didalam lautan manusia harus berhadapan dengan ribuan bahkan jutaan binatang laut yang siap menyerang kapan saja.

Cenote Angelita atau Goa Bidadari Kecil, tempat di mana terdapat 3 keganjilan sekaligus. Jika kamu menyelam sedalam lebih dari 30 meter maka kamu akan menemui bahwa air di sekitarnya segar layaknya air tawar, namun setelah kedalaman melebihi 60 meter maka air akan berubah menjadi asin, lalu kamu akan melihat pemandangan sebuah “sungai” dengan pepohonan dan daun-daun yang berguguran lalu mengambang.

Lalu bagaimana ke dua jenis air itu tidak tercampur, air tawar tidak mempengaruhi air asin, juga sebaliknya? Lubang besar bawah tanah umumnya di isi dengan air segar dengan kedalaman 35 kaki atau lebih. Lebih dari itu, penyelam akan mengalami keganjilan kadar garam, yakni batasan yang membedakan di mana air segar berada di atas dari air asin (atau “duduk” diatas air asin).

Beberapa tahun yang silam ada sebuah berita dari seorang penyelam Cenote Angelita, Meksiko. Bahwa ketika dia sedang menyelam pada sebuah kedalaman dimana keadaanya tidak seperti biasa, Disana ada sebuah gua. Jika kita menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika kita menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu kita dapat melihat sebuah "sungai" di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan. fenomena alam apakah ini???

Berikut saya tampilkan gambar-gambar yang aku dapatkan dari mbah Google;



Gambar yang ini begitu menakjubkan dan tampak seperti sungai ...




Gambar Ini juga tampak seperti kubangan sungai..




Begitu mengagumkan..




Mungkin ini pintu masuk kedalam gua..




Ada juga ranting-ranting dan daun yang berguguran...




Begitu mempesona..


Setelah memperhatikan gambar diatas saya begitu kagum dengan fenomena alam ini, cuma kok tidak ada binatang binatang laut yang berkeliaran, mungkin takut di foto kali ya??
lantas apakah dibalik kejadian alam yang kadang diluar akal manusia, setelah muter muter saya temukan jawaban dari salah seorang ilmuwan Indonesia.

Menurut salah seorang peneliti Sungai Bawah Laut di Mexico diperkirakan dapat menimbulkan berbagai hal yang membahayakan bagi kehidupan di bawah laut. Memang dalam sebuah penelitian menujukkan gas sulfida (H2S) disungai bawah laut itu tidak membahayakan manusia.

Secara umum Gas Sulfida memiliki sifat yang asam, dan bila bercampur dengan air laut atau garam yang ada dalam kandungan air laut, maka gas ini bisa berbahaya bagi mahkluk hidup yang ada di laut, namun tidak berbahaya bagi manusia, demikian dikatakan Menristek Suharna Surapranata kepada vivanews.com.

Hal itu disampaikan Suharna Surapranata dalam pembukaan di The 4th GEOSS Asia – Pacific Symposium, Denpasar, Bali, Rabu 10 Maret 2010,

Kendati demikian, Suharna mengakui fenomena alam sungai di dalam laut itu merupakan bagian dari vulkanologi atau studi tentang gunung berapi, lava, magma dan fenomena geologi yang berhubungan.

"Di Indonesia memang belum pernah terjadi, namun sangat mungkin fenomena itu terjadi karena hal itu merupakan fenomena alam, dan sejauh ini penelitian tentang sungai bawah laut belum selesai, dan masih melakukan pemetaan tematik," jelasnya.

Seperti diketahui, 'sungai' bawah laut yang terjadi di perairan perairan Cenote Angelita, Mexico, pada kedalaman 60 meter itu bukanlah sungai sebenarnya.

Warna kecoklatan seperti air sungai itu merupakan lapisan gas hidrogen sulfida. Namun warna kecoklatan itu bukan berasal dari air tawar.
Disebutkan, bagian kecoklatan yang mirip air sungai itu adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfide atau H2S. Gas yang biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran.

Suasana dalam laut itu mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan. Ada pohon lengkap dengan dedaunan jatuh berguguran.

Bahan tulisan dari berbagi info
----------
Sampai disini postingan tentang Cenote Angelita di Mexico adalah Sungai Purba Bawah Laut, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ...

Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

»»  READ MORE ...

Important discoveries and Human Civilization Artifacts Millions of Years Ago






Penemuan Peninggalan Peradaban Manusia Jutaan Tahun Silam


Tafsiran atau dugaan atas peninggalan-peninggalan jaman purba menunjukkan kepada kita suatu kenyataan yang sangat penting. Evolusionis mendukung teorinya tidak dengan menimbang temuan-temuan ilmiah, malah justru mengabaikannya.

Di sini kita mendapati sebuah teori yang dibela membabi-buta, dan semua temuan yang meragukan teori itu diabaikan atau dipelintir demi mendukung teori. Singkatnya, teori evolusi bukan ilmu pengetahuan, tetapi dogma yang dijaga tetap hidup dengan mengabaikan ilmu pengetahuan.

Sejak lama, para ilmuwan creationist telah menentang metode penentuan umur objek purba yang dilakukan oleh para evolusionist seperti metode carbon 14 yang belakangan diketahui ternyata tidak akurat apabila digunakan untuk mengukur objek dengan usia tertentu.

Jika metode-metode ini terbukti tidak akurat, maka jelas fondasi teori evolusi akan runtuh berantakan.
Argumen para Creationist segera mendapat sanggahan dari para evolusionist. Menurut mereka, mineral yang terdapat pada lapisan tanah purba dapat menyelimuti sebuah objek baru yang menyentuhnya hingga mengeras.

Jadi berdasarkan argumen diatas, banyak yang menyatakan setuju dengan pendapat para evolusionist tersebut, karena memang pada dasarnya sebuah Objek bisa diawetkan dengan suatu proses baik melalui formula maupun proses alami.

Berikut dibawah ini beberapa penemuan yang sangat penting, dimana penemuan tersebut adalah sisa peradaban Manusia jutaan tahun silam.

Palu Yang Berusia 110 juta tahun - The London Hammer
Artikel terkait untuk bagian ini adalah :
Palu berusia Jutaan tahun Peninggalan Peradaban Manusia Ditemukan

Pada Juni 1936, Max Hahn dan istrinya Emma sedang berjalan di tepi sungai Red Creekdekat dengan rumah mereka di London. London yang dimaksud disini adalah sebuah wilayah di Texas, Amerika Serikat. Tanpa sengaja, mereka melihat sebuah batu mineral dengan sepotong kayu mencuat keluar darinya. Karena tertarik, mereka memutuskan untuk membawanya pulang.

Sekitar tahun 1946, karena rasa ingin tahu, putra mereka yang bernama George memecahkan batu itu dan menemukan sesuatu yang luar biasa. Di dalam batu yang terbelah tersebut, sebuah palu dengan kepala besi terlihat tertanam dengan rapi. Potongan kayu yang dilihat oleh Max Hahn dan istrinya 10 tahun sebelumnya adalah pegangan palu yang terbuat dari kayu.

Sebenarnya, dalam kondisi yang umum, penemuan palu ini tidak terlalu aneh. Namun yang menyebabkannya menjadi misterius adalah umur batu tempat palu tersebut ditemukan berumur sekitar 110-115 juta tahun.
Bagaimana sebuah palu yang relatif modern tertanam dengan rapi di sebuah batu berumur 110 juta tahun ?
Inilah yang disebut Ooparts. Salah tempat dan salah waktu.


Reaktor Nuklir Purba Berusia 2 Miliar tahun
Artikel terkait untuk bagian ini adalah :
Reaktor Nuklir Purba Bukti Peradaban Maju yang Hilang

Pada tahun 1972, seorang ahli fisika Prancis, Francis Perrin menyatakan sebuah laporan yang mengejutkan, bahwa telah ditemukan reaktor nuklir tertua yang pernah dibuat di dunia, yang telah ada sejak 2.000.000.000 tahun yang lalu (jauh sebelum era jurassic) dan mampu dioperasionalkan selama beberapa ratus ribu tahun kemudian, dengan penggunaan daya rendah.

Keseluruhan yang ditemukan ada 15 reaktor pada 3 deposit uranium di area pertambangan Oklo, Rep. Gabon. Dan lalu dikenal sebagai Fosil Reaktor-reaktor Oklo.

Tanggal 2 Juni 1972, petugas analis di Pierrelatte - Nuclear Fuel Processing Plant, Prancis (yang mengimpor kebutuhan uraniumnya dari Gabon) pada mulanya hanya melakukan pekerjaan rutinnya untuk memeriksa massa beberapa contoh uranium yang akan digunakan tersebut denganspektrometer. Uranium yang akan diproses, seperti biasa adalah bermassa 235U dengan nilai rasionya selalu adalah 0,00720, namun pada contoh yang diperiksa ternyata mempunyai rasio 0,00717.

Walaupun perbedaan yang ditemukan itu relatif kecil namun membuat para ahli dari Prancis lalu berdatangan langsung ke pertambangan Oklo dan di sana justru menemukan uranium dengan rasio yang jauh lebih rendah lagi, mencapai 0.00440. Perbedaan rasio yang lebih rendah ini hanya akan terjadi jika 235U sebagai bahan bakar telah pernah digunakan untuk proses reaksi nuklir. Bahkan di lokasi yang sama juga ditemukan produk keluaran proses reaksi nuklir, yaituneodymium, sama dengan yang dihasilkan oleh reaktor nuklir masa kini.

Pondok berusia 1,7 juta tahun

Add caption
Pondok berumur 1,7 juta tahun mengagetkan masyarakat ilmiah. Pondok ini tampak seperti pondok-pondok sebagian orang Afrika masa kini.Telah banyak temuan yang menunjukkan bahwa usia Homo sapiens bahkan lebih awal dari 800 ribu tahun. Satu di antaranya adalah temuan Louis Leakey di awal tahun 1970-an di Celah Olduvai.

Di tempat ini, di lapisan Bed II, Leakey menemukan bahwa spesies Australopithecus, Homo habilis dan Homo erectus hidup pada masa yang sama.

Bahkan yang lebih menarik lagi adalah sebuah bangunan yang juga ditemukan Leakey di lapisan yang sama. Di sini, Leakey menemukan sisa-sisa pondok batu.

Segi tidak biasa dari peristiwa ini adalah bahwa bangunan ini, yang masih dipakai di sejumlah daerah di Afrika, hanya dapat dibangun oleh Homo sapiens! Jadi, menurut temuan Leakey, Australopithecus, Homo habilis, Homo erectus dan manusia modern tentu hidup pada masa yang sama sekitar 1,7 juta tahun silam. Temuan ini dengan telak menggugurkan teori evolusi yang menyatakan bahwa manusia modern berevolusi dari spesies mirip kera seperti Australopithecus. karena nyatanya mereka hidupa jaman yang sama.


Jejak manusia modern berusia 3,6 juta tahun

Jejak-jejak Laetoli berasal dari manusia masa kini, namun mereka hidup jutaan tahun silam. Nyatanya, sejumlah temuan lain merunut asal mula manusia modern hingga 1,7 juta tahun yang lalu. Salah satu dari temuan terpenting adalah jejak-jejak kaki yang ditemukan di Laetoli, Tanzania oleh Mary Leakey pada tahun 1977.

Jejak-jejak kaki ini ditemukan pada lapisan yang menurut perhitungan berusia 3,6 juta tahun. Yang lebih penting lagi, jejak-jejak kaki ini tidak berbeda dari jejak kaki yang ditinggalkan manusia modern (manusia jaman sekarang). Jejak-jejak kaki yang ditemukan Mary Leakey lalu dipelajari beberapa ahli paleoantropologi seperti Don Johanson dan Tim White. Hasilnya sama. White menulis: Tidak pelak lagi ... Jejak-jejak itu serupa dengan jejak kaki manusia modern. Jika satu jejak itu ditinggalkan di pasir pantai California sekarang, dan seorang anak berusia empat tahun ditanyai tentangnya, ia akan langsung menjawab bahwa seseorang telah berjalan di sana. Ia tidak akan dapat membedakannya dengan seratus jejak kaki lain di pantai, begitu pun Anda.

Setelah meneliti jejak-jejak itu, Louis Robbins dari Universitas North California mengulas demikian: Lengkungannya agak tinggi — manusia yang lebih kecil berlengkungan lebih tinggi daripada saya— dan jempol kakinya besar dan sejajar dengan telunjuk kakinya .… Jari-jari menekan tanah seperti jari-jari kaki manusia. Anda tidak akan melihat ini pada hewan. Pengujian-pengujian bentuk morfologis jejak tetap menunjukkan lagi bahwa harus diterima bahwa itu jejak-jejak manusia, lebih jauh lagi, manusia modern yang ada hari ini (Homo sapiens).

Russell Tuttle yang mempelajari hal ini menulis:
Seorang Homo sapiens kecil bertelanjang kaki mungkin telah membuatnya... Dari semua ciri morfologi yang teramati, kaki orang yang membuat jejak tidak berbeda dengan kaki manusia modern.Penelitian tak berpihak tentang jejak-jejak kaki itu mengungkapkan pemilik sebenarnya. Dalam kenyataan, jejak-jejak itu terdiri atas 20 jejak membatu seorang manusia modern berusia 10 tahun dan 27 jejak seorang yang lebih muda. Mereka jelas-jelas manusia modern seperti kita.

Situasi ini menjadikan jejak kaki Laetoli sebagai bahan perbincangan selama bertahun-tahun. Para pakar paleoantropologi evolusionis berupaya keras memikirkan sebuah penjelasan karena mereka sulit menerima kenyataan bahwa manusia modern telah berjalan di muka Bumi 3,6 juta tahun silam. Pada tahun 1990-an, “penjelasan” ini mulai terbentuk. Evolusionis memutuskan bahwa jejak kaki ini tentunya ditinggalkan oleh Australopithecus, sebab menurut teori mereka, mustahil spesies homo ada 3,6 juta tahun silam.

Akan tetapi, dalam karangannya di tahun 1990, Russell H. Tuttle menulis: Singkatnya, jejak kaki berusia 3,5 juta tahun di situs G Laetoli mirip jejak manusia modern yang biasa bertelanjang kaki. Tidak ada ciri-ciri yang menunjukkan bahwa hominid Laetoli berkemampuan bipedal yang kurang dari kita. Kalau saja jejak pada situs G ini tidak diketahui setua itu, kami akan langsung menyimpulkan bahwa jejak itu dibuat oleh anggota genus Homo ... Dalam hal ini, kita harus mengesampingkan anggapan lemah bahwa jejak Laetoli dibuat oleh jenis Lucy, yaitu Australopithecus aferensis.Dengan kata lain, jejak-jejak berumur 3,6 juta tahun ini tidak mungkin milik Australopithecus.

Satu-satunya alasan mengapa jejak-jejak ini dianggap berasal darinya adalah karena berada pada lapisan vulkanik berumur 3,6 juta tahun. Jejak itu dianggap milik Australopithecus dengan asumsi bahwa manusia tidak mungkin ada pada zaman setua itu.


Rahang Manusia Berumur 2,3 Juta Tahun
Contoh lain yang menunjukkan ketak-sahihan silsilah yang dikarang oleh para evolusionis: rahang manusia modern (Homo sapiens) berumur 2,3 juta tahun. Rahang yang diberi kode AL 666-1 ini digali di Hadar, Ethiopia. Terbitan-terbitan evolusionis mencoba mengurangi maknanya dengan merujuknya sebagai “temuan yang sangat mengejutkan.” (D. Johanson, BlakeEdgar, From Lucy to Language, h. 169).

Manusia hobbit


Belum lama ini di Indonesia di temukan tulang belulang berusia 18.000 tahun milik sejenis manusia dengan tinggi badan 3 kaki di pulau Flores, Indonesia. Manusia hobbit, begitu ilmuan dan media menyebutnya. memiliki ciri ciri yang lebih kecil pada manusia pada umumnya. penemuan Manusia hobbit ini menimbulkan perselisihan diantara ilmuwan. perselisihan tersebut adalah adanya para pakar lain yang mendukung pandangan para ilmuwan Indonesia yang berkeberatan atas dikemukakannya H. floresiensis sebagai suatu spesies tersendiri yang terpisah dari Homo sapiens. Yang terkemuka dari sederetan ilmuwan tersebut adalah ilmuwan Australia Dr. Maciej Henneberg dan Dr. Alan Thorne, dan para peneliti dari Field Museum Chicago di Amerika.

Sejumlah sanggahan baru, sebagaimana yang dilontarkan oleh para ilmuwan Indonesia, menegaskan bahwa Manusia Flores mungkin telah menderita penyakit syaraf yang dikenal sebagai microcephaly (kelainan berupa kepala yang berukuran kecil).

Microcephaly sekunder memiliki banyak sekali penyebab, mulai dari infeksi virus selama kehamilan hingga luka atau kekurangan gizi ketika baru lahir. Spesimen-spesimen tersebut ditemukan di sebuah gua di suatu pulau. Siapakah yang bisa mengatakan bahwa pulau itu belum pernah dilanda wabah virus 18.000 tahun lalu yang menyebabkan berjangkitnya kelainan tersebut? Atau mungkin penghuni [pulau itu] telah terkena wabah itu di tempat lain di gugusan kepulauan Indonesia, dan telah diusir ke Flores karena penampakan mereka yang aneh.

Atau mungkin saja bahwa mereka yang mengidap microcephaly sekunder dapat bertahan hidup dan bahkan beranak pinak: kelainan itu tidak selalu harus dihubungkan dengan kecerdasan yang rendah. Sebenarnya, [tingkat kecerdasan] bukan dikarenakan ukuran otak yang kecil saja: penentu terpenting adalah jumlah bagian [otak yang berwarna] abu-abu. Karena bagian ini tidak terawetkan pada sisa-sisa peninggalan fosil, kita tidak memiliki gambaran apakah para "hobbit" tersebut cerdas, bodoh atau biasa saja. Apa yang jelas adalah bahwa para palaeontolog terlalu bernafsu mendasarkan klaim besar pada bukti yang sudah dipastikan sangat kurang. Ini adalah kecenderungan kuat yang tidak begitu membantu mereka di masa lalu.

Pengkajian lain oleh Henneberg yang mengungkap hasil mengejutkan tentang Manusia Flores adalah perhitungannya tentang tulang lengan depan (radius) yang ditemukan di dalam sebuah gua. Dari panjang tulangnya, yang ditetapkan sebagai 210 mm (8,3 inci), Henneberg menghitung bahwa pemiliknya bertinggi tubuh antara 151 dan 162 cm (4,9 - 5,3 kaki).

Angka ini agak lebih besar daripada 1 meter (3 kaki) yang diduga merupakan ukuran tinggi Manusia Flores, dan masih dalam batas yang dianggap normal untuk manusia zaman sekarang. Henneberg mengumumkan kesimpulan yang ia capai sebagai hasil dari penelitian ini:
"Hingga tambahan tulang-tulang lain dari 'spesies baru' dugaan ini diketemukan, saya akan tetap menyatakan bahwa suatu kondisi yang sudah sangat dikenal yang diakibatkan oleh penyakitlah yang menjadi penyebab timbulnya penampakan khusus dari rangka tersebut."


Mesin tua berusia 300 juta tahun

Mesin tua dan peralatan tua yang ditemukan berusia lebih dari 300 juta tahun, setidaknya mengungkapkan adanya teknologi modern peradaban yang hilang.
Sumber berita Rusia pernah memberitakan, bahwa sebuah peralatan mesin alumunium berusia 300 juta tahun telah ditemukan di wilayah Vladivostok. Beberapa ahli mengatakan temuan itu adalah rel bergigi yang tampaknya memang diproduksi dan bukan hasil proses alam.

Tak hanya itu, beberapa temuan serupa diyakini pernah ditemukan di wilayah berbeda dan menggambarkan beberapa peralatan, mungkin pada waktu itu menjadi kebutuhan atau mungkin semua itu terbawa meteorit jatuh ke Bumi.

Peralatan Dan Mesin Tua Dari Luar Bumi?


Yulia Zamanskaya seorang penduduk Vladivostok, ketika sedang menyalakan api di malam yang dingin, dia menemukan sebuah rel berbentuk logam tertimpa pada salah satu potongan batubara yang digunakan untuk memanaskan rumahnya.

Karena merasa aneh dengan penemuan itu, dia memutuskan untuk mencari bantuan kepada ilmuwan di wilayah Primorye.

Setelah benda logam dipelajari, ahli terkemuka terkejut ketika mengasumsikan temuan potongan mesin tersebut, potongan logam itu berusia 300 juta tahun dan mesin itu tidak diciptakan oleh alam tetapi lebih mirip dengan benda-benda yang diproduksi (khususnya pabrik).

Temuan ini seperti logam rel bergigi yang diciptakan secara artifisial, potongan logam seperti ini sering digunakan pada peralatan mikroskop, perangkat teknis dan elektronik.

Bagaimana peralatan mesin ini dalam sudut pandang Biologi? Valery Brier berprofesi sebagai peneliti Anomali dan Biologi, dia mengambil sampel mikroskopis pada aluminium dan melakukan serangkaian analisis difraksi X-ray pada logam. Analisis ini menunjukkan bahwa aluminium sangat murni dan mengandung Microimpurities Magnesium berkisar 2-4 persen.


Tak begitu lama setelah temuan alat mekanis di Rusia, ditemukan pula peralatan sejenis pada batuan vulkanik yang diperkirakan berusia 400 juta tahun. Potongan peralatan mesin tua itu ditemukan diwilayah terpencil Semenanjung Kamchatka sekitar 150 mil dari desa Tigil, yang ditemukan oleh arkeolog University of St Petersburg diantara beberapa fosil aneh lainnya. Menurut arkeolog Yuri Golubev, temuan ini sangat mengagumkan dan membuka pemikiran kita bahwa mesin-mesin telah diciptakan jutaan tahun lalu!
Sampai saat ini masih belum bisa dipastikan asal-usul peralatan dan mesin tua itu, tapi semuanya ditemukan didalam sedimen batubara (yang pastinya terawetkan selama jutaan tahun).


Artefak Vas Bunga berumur sekitar 500 juta tahun

Penemuan artefak aneh pada batubara mungkin relatif sering terjadi. Penemuan seperti ini pernah juga terjadi pada tahun 1851, ketika para pekerja di salah satu tambang Massachusetts mengekstraksi Vas perak-seng dari blok-blok atau potongan batu bara yang ditambang.
Diperkirakan artefak Vas berasal dari priode Cambrian sekitar 500 juta tahun yang lalu. Vas ini terbuat dari perak-seng dengan hiasan ukiran disekitarnya, lebih tepatnya perak halus berukir anggur. Diperkirakan usia vas ini berkisar 534 juta tahun.

Enam puluh satu tahun kemudian, ilmuwan Amerika dari Oklahoma juga menemukan sebuah panci besi yang berada didalam potongan batubara berusia 312 juta tahun.


Panci besi ditemukan oleh Frank Kennard seorang pekerja di pembangkit listrik Municiple, Oklahoma. Dia menemukan sepotong batu bara besar dan memecahkannya dengan palu, yang kemudian sebuah panci jatuh dari pecahan batubara itu. Dia memeriksa batubara yang berasal dari tambang Wilburton Oklahoma. Pada tanggal 27 November 1948, Frank menegaskan fakta-fakta penemuannya.

Apakah Anda yakin bahwa semua itu diproduksi manusia purba, atau priode Jurassic yang ganas sebenarnya tidak seburuk yang kita kira? Banyak pertanyaan yang hingga saat ini tidak bisa dijawab kalangan ilmuwan, salah satunya ‘Apakah peralatan aluminium itu berasal dari luar Bumi?’.

Pertanyaan ini muncul ketika penelitian pada meteorit memiliki materi aluminium-26 yang kemudian lebur menjadi magnesium-26. Nilai 2 persen pada magnesium alloy di tambang mungkin menunjukkan asal usul aluminium. Penelitian ini juga bisa menjadi bukti tentang adanya beberapa peradaban masa lalu yang tidak diketahui hingga saat ini.

Misteri batu raksasa

• Giant Stone Balls of Costa Rika



Di Kosta Rika, ditemukan banyak sekali bola-bola batu aneh dari bahan granit dalam berbagai ukuran. Dari yang sebesar buah jeruk hingga yang berukuran raksasa, berdiameter lebih dari 2,15 meter. Benda-benda ini hingga kini belum banyak diketahui asal-usulnya, kecuali bahwa keberadaannya sudah ada sejak pendaratan pertama kali Christopher Columbus (1502) di Kosta Rika.

Setiap benda dibuat dengan sangat halus membentuk bola sempurna dan terdapat guratan-guratan yang membentuk suatu pola (petroglyph) aneh pada lapisan luarnya. Petroglyph itu ternyata ada yang mirip dengan rangkaian gugusan bintang, sehingga diduga ada kaitannya dengan keperluan astronomi pada masanya. Bola-bola misterius ini kini sebagian besar disimpan di Costa Rican National Museum, San José.

• The Grooved Spheres



Di Wonderstone Silver Mine, yang terletak di dekat kota Ottosdal, Afrika Selatan, juga telah ditemukan ratusan benda aneh berbentuk bola metalik (campuran besi dan nikel), masing-masing berdiameter 1 - 4 inci. Keseluruhannya terdapat dua tipe, yaitu tipe bulat padat kebiruan dan lainnya adalah tipe yang memiliki lubang berisi sejenis spons berwarna putih. Usia lapisan batuan pertambangan dimana ditemukan benda-benda ini adalah sekitar 3.000.000.000 tahun.



Pada 1881, seorang ahli geologi bernama H. Stopes menemukan sebuah benda aneh berbentuk bola yang pada salah satu sisinya terukir gambar seperti wajah manusia. Benda ini terpendam dalam lapisan tanah dari era Pliocene (1.600.000 s.d 5.300.000 tahun yang lalu) di Inggris.

1.Jimison, S. “Scientists Baffled by Space Spheres”. Weekly World News. July 27, 1982.
2.Quesada, Edwin. “A Costa Rica’s Stone Balls”. The California Native International Adventures. 2001
---------------------

Dari beberapa penemuan diatas, sudah jelas bahwa suatu peradaban manusia modern yang maju baik cara hidup dan pemikirannya, pernah ada dan eksis dimuka bumi ini yang telah hidup beberapa juta tahun lalu. Hal ini memang sulit diterima, mengingat umur peradaban manusia yang diakui saat ini berdasarkan terori evolusi dari masa manusia purba hingga manusia modern saat ini adalah sekitar 60 ribu tahun saja. (Baca kisahnya dalam artikel Polemik Keberadaan Adam dan Manusia Purba juga anda bisa baca tentang Awal Peradaban manusia adalah dari Indonesia)

Jadi bagaimana mungkin benda ataupun peninggalan manusia masa lampau yang dihitung umurnya sampai mencapai jutaaan tahun silam bisa ada dan sama persis dengan benda atau sesuatu yang dimiliki peradaban manusia saat ini.

Kita memang tidak pernah tahu persis sejak kapan manusia itu mulai hadir dan eksis dimuka bumi ini, dan satu yang jadi pertanyaan adalah “kalau memang peradaban manusia maju itu dulunya pernah ada, mengapa harus terputus mata rantainya, sehingga peradaban manusia harus mengulang kembali dari peradaban manusia primitif hingga sekarang ini?”

Memang pernah beberapa waktu lalu saya sempat membaca sebuah artikel menarik, dan menurut penuturan dari Mister Li Hongzi (pendiri Fulun Gong/Fulun Dafa) dalam ceramah Alam Semesta-nya, Beliau menuturkan bahwa peradaban dimuka bumi ini setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak empat kali oleh Sang Pencipta. Dan, pada saat era dimana kita hidup sekarang ini, merupakan masa kehidupan peradaban umat manusia ke-5 dibumi.

Kalau memang benar demikian, jika peradaban kita saat ini dan nantinya sudah begitu maju tetapi kemudian dihancurkan kembali oleh Yang Maha Kuasa? lalu sampai kapan peradaban manusia ini bisa sampai menjelajahi jagat angkasa raya yang begitu luas?

Kita mungkin sebagai peradaban manusia, ditakdirkan selama perjalanan waktu yang begitu panjang untuk mengontrak selamanya hanya di BUMI. Jangankan untuk menempati planet lain, melihat planet tetangga saja yang ada di galaksi-galaksi lainnya itu tak akan pernah terjadi. Dan malahan justru sebaliknya, yang hanya bisa dilakukan peradaban manusia saat ini dan nanti adalah menunggu kedatangan mahkluk lain yang begitu cerdas dari planet antah berantah, seperti yang mungkin pernah terjadi pada peradaban-peradaban manusia sebelumnya.
Entahlah ....

----------
Sampai disini postingan tentang Beberapa Penemuan Peninggalan Peradaban Manusia Jutaan Tahun Silam, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ...

Sumber dan bahan tulisan;
Referensi:
- Traces of the crash “flying saucer” preserved in coal? Media berita Rusia KPRU, 12 Januari 2013.
- Dari Koleksi blog Pribadi


Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

»»  READ MORE ...

Millions of years old hammer Civilizations Human Remains Found







Palu Purba Bukti Peradaban Manusia yang Musnah


Pada Juni 1936, Max Hahn dan istrinya Emma sedang berjalan di tepi sungai Red Creekdekat dengan rumah mereka di London. London yang dimaksud disini adalah sebuah wilayah di Texas, Amerika Serikat. Tanpa sengaja, mereka melihat sebuah batu mineral dengan sepotong kayu mencuat keluar darinya. Karena tertarik, mereka memutuskan untuk membawanya pulang.

Sekitar tahun 1946, karena rasa ingin tahu, putra mereka yang bernama George memecahkan batu itu dan menemukan sesuatu yang luar biasa. Di dalam batu yang terbelah tersebut, sebuah palu dengan kepala besi terlihat tertanam dengan rapi. Potongan kayu yang dilihat oleh Max Hahn dan istrinya 10 tahun sebelumnya adalah pegangan palu yang terbuat dari kayu.

Sebenarnya, dalam kondisi yang umum, penemuan palu ini tidak terlalu aneh. Namun yang menyebabkannya menjadi misterius adalah umur batu tempat palu tersebut ditemukan.

Karakteristik geologis Red Creek tempat ditemukannya batu itu berasal dari formasi pasirHensel dari masa Lower Cretaceous. Formasi ini diperkirakan terbentuk sekitar 110-115 juta tahun.

Bagaimana sebuah palu yang relatif modern tertanam dengan rapi di sebuah batu berumur 110 juta tahun ?
Inilah yang disebut Ooparts. Salah tempat dan salah waktu.
London Hammer sendiri kemudian dibeli oleh seorang ilmuwan Creationist (golongan anti teori evolusi) bernama Carl Baugh. Mengenai palu ini, Carl berkata :
“Jika artefak tersebut benar-benar berasal dari masa Cretaceous, bagaimana teori evolusi menjawabnya? Menurut teori evolusi manusia belum menempati bumi ini pada 100 juta tahun yang lalu. Jika artefak tersebut adalah artefak modern, maka itu berarti batu tempat palu tersebut berumur relatif baru. Sekali lagi, bagaimana teori evolusi menjawabnya ?”

Jadi bisa saja palu tersebut dijatuhkan oleh seorang tukang kayu sekian juta tahun yang lalu dan kemudian terbungkus oleh lapisan tanah mineral yang kemudian membatu di red creek.
Dan yang paling aneh adalah temuan di Rumania pada tahun 1934, artefak yang ditemukan pada tambang batu pasir usianya tidak kurang dari 1 juta tahun.

Bagian-bagian perangkat ini terbuat dari aluminium, bentuknya mirip seperti palu atau kaki pendukung pendaratan pesawat ruang angkasa ‘Viking’ dan ‘Apollo’.


Temuan ini berasal dari zona geografis yang luas didataran Tinggi Edwards, terutama terdiri dari batuan Kapur. Pada bulan Juni 1934, Max Hahn menemukan batu di samping air terjun diluar London.
Kepadatan besi menunjukkan interior logam sangat murni tanpa gelembung. Sementara industri modern saat ini tidak dapat secara konsisten menghasilkan produk besi dengan kualitas ini, sebagaimana hasil tes yang menunjukkan tanpa gelembung dan variasi kepadatan sekitar 10 persen berukuran kira-kira 1×1/2 inchi.

Daerah putih dianggap logam yang paling padat, dan dan tetap bebas karat sejak artifact ditemukan. Bahkan kualitas besi sama atau melebihi kualitas dari setiap besi yang pernah ditemukan diproduksi dunia modern. Klorin yang dibuat dengan logam besi masih menjadi teka-teki yang sangat membingungkan.

Sampai disini postingan tentang Palu Purba Bukti Peradaban Manusia yang Musnah, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ...


Sumber dan bahan tulisan;
- Dari Koleksi blog Pribadi

Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

»»  READ MORE ...

Evidence of Ancient Nuclear Reactor Advanced Lost Civilization






Fakta dan Bukti Bahwa Tambang Reaktor Nuklir Tersebut Lebih Maju Dari Sekarang

Membuat sebuah reaksi nuklir tentu bukanlah hal mudah. Pemecahan atom-atom uranium dilakukan dalam sebuah sarana pembangkit daya (power plant), yang akan menghasilkan energi berupa panas dan neutron-neutron yang kemudian mengakibatkan atom-atom lain memecah.

Proses ini disebut dengan pemecahan nuklir (nuclear fission). Diperlukan banyak ilmuwan dan teknisi yang sangat ahli untuk membuat dan mengoperasikan sarana pembangkit daya tersebut. Konstruksi reaktor nuklir sendiri ‘baru’ diperkenalkan pada 1942 di Chicago oleh Enrico Fermi, seorang ahli dan pengajar fisika yang sebelumnya, pada 1938 memenangkan penghargaan Nobel Fisika untuk “the production of transuranic elements by neutron irradiation”.

Namun pada tahun 1972, seorang ahli fisika Prancis, Francis Perrin menyatakan sebuah laporan yang mengejutkan, bahwa telah ditemukan reaktor nuklir tertua yang pernah dibuat di dunia, yang telah ada sejak 2.000.000.000 tahun yang lalu (jauh sebelum era jurassic) dan mampu dioperasionalkan selama beberapa ratus ribu tahun kemudian, dengan penggunaan daya rendah. Keseluruhan yang ditemukan ada 15 reaktor pada 3 deposit uranium di area pertambangan Oklo, Rep. Gabon. Dan lalu dikenal sebagai Fosil Reaktor-reaktor Oklo.

Tanggal 2 Juni 1972, petugas analis di Pierrelatte - Nuclear Fuel Processing Plant, Prancis (yang mengimpor kebutuhan uraniumnya dari Gabon) pada mulanya hanya melakukan pekerjaan rutinnya untuk memeriksa massa beberapa contoh uranium yang akan digunakan tersebut denganspektrometer.

Uranium yang akan diproses, seperti biasa adalah bermassa 235U dengan nilai rasionya selalu adalah 0,00720, namun pada contoh yang diperiksa ternyata mempunyai rasio 0,00717. Walaupun perbedaan yang ditemukan itu relatif kecil namun membuat para ahli dari Prancis lalu berdatangan langsung ke pertambangan Oklo dan di sana justru menemukan uranium dengan rasio yang jauh lebih rendah lagi, mencapai 0.00440. Perbedaan rasio yang lebih rendah ini hanya akan terjadi jika 235U sebagai bahan bakar telah pernah digunakan untuk proses reaksi nuklir. Bahkan di lokasi yang sama juga ditemukan produk keluaran proses reaksi nuklir, yaituneodymium, sama dengan yang dihasilkan oleh reaktor nuklir masa kini.

Konstruksi reaktor nuklir di Oklo tersebut dirancang dengan menggunakan teknologi yang jauh lebih maju dan efisien daripada yang kini digunakan, termasuk dalam proses pengolahan (yang memanfaatkan air) dan pembuangan limbahnya (dapat dibuang di lokasi itu juga secara aman). Karena itu kemudian menjadi bahan kajian bagi para ahli dalam mendayagunakan teknologi nuklir masa kini.

Peradaban Prasejarah



Dengan adanya penemuan reaktor nuklir di Gabon, kita harus mengakui bahwa hal ini merupakan keunggulan peradaban prasejarah. Pertanyaannya, siapakah yang membangun peradaban tinggi itu ? Para ilmuwan memiliki dua penafsiran akan hal ini. Pertama adalah peradaban itu merupakan peninggalan makhluk angkasa luar yang pernah datang dan melakukan penyelidikan di bumi, dan yang kedua adalah sebelum peradaban manusia masa sekarang, pernah ada keunggulan peradaban prasejarah manusia yang lebih maju dari sekarang.

Karena banyaknya orang yang percaya dengan penafsiran yang kedua, para ilmuwan mengusulkan untuk diadakannya diskusi mengenai teori peradaban bumi. Arkeolog biologi berpendapat bahwa selama 4,5 miliar tahun munculnya bumi hingga hari ini, sudah mengalami 5 kali kepunahan yang dahsyat, musnah dan terbentuk kembali, berputar dan kemudian memulai lagi, hingga pada kepunahan dahsyat yang terakhir yang terjadi 65 juta tahun lalu.

Ada yang menarik kesimpulan berdasarkan hal tersebut di atas, bahwa 2 milyar tahun yang lalu di bumi pernah ada peradaban tingkat tinggi. Namun malang, karena mengalami kepunahan akibat sebuah perang nuklir yang hebat atau perubahan bencana alam yang dahsyat. Perubahan dunia pada , masa lampau telah membawa serta semua peninggalan peradaban, dan hanya menyisakan sedikit peninggalan benda-benda purbakala, yang sekarang masih menjadi misteri dan membuat kita semua skeptis dan memunculkan banyak teori konspirasi sampai saat ini.

Namun ada juga yang berpendapat bahwa punahnya peradaban prasejarah manusia yang maju, dikarenakan perubahan ikliom bumi berskala besar. Atau dikarenakan gaya tarik bumi yang kehilanagan kestabilannya. Di saat sistem tata surya bergerak pada posisi tertentu di ruang orbit bumi, maka secara periodik akan muncul iklim yang tidak serasi dengan kehidupan manusia di bumi. Pada 65 juta tahun yang lampau misalnya, dinosaurus punah akibat yang telah disebutkan di atas. Perubahan iklim secara berkala di bumi ini, mengatur siklus awal dan evolusi makhluk berinteligensi tinggi. Namun itu semua hanyalah perkiraan, dugaan, dan penafsiran saja, sedangkan mengenai misteri peradaban prasejarah, kita perlu lebih serius lagi untuk menyelaminya.

Telah kita ketahui bahwa penguasaan teknologi atom oleh umat manusia baru dilakukan dalam kurun waktu beberapa puluh tahun saja, dengan penemuan ini sekaligus menerangkan bahwa pada 2 milyar tahun yang lampau sudah ada sebuah teknologi yang peradabannya melebihi kita sekarang, serta mengerti betul akan cara penggunaannya. Hal yang patut membuat orang termenung dalam-dalam ialah bahwa mengapa manusia zaman prasejarah yang memiliki sebuah teknologi maju tidak bisa mewariskan teknologinya, malah hilang tanpa sebab, yang tersisa hanya setumpuk jejak saja. Lalu bagaimana kita menyikapi atas penemuan ini ? Permulaan sebelum 2 milyar tahun hingga 1 juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini terdapat peradaban manusia.


Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak peradaban yang demikian ini menuju kepunahan ? Jika kita abaikan terhadap semua peninggalan-peninggalan peradaban prasejarah ini, sudah tentu tidak akan mempelajarinya secara mendalam, apalagi menelusuri bahwa mengapa sampai tidak ada kesinambungannya, lebih-lebih untuk mengetahui penyebab dari musnahnya sebuah peradaban itu. Dan apakah perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi kita sekarang akan mengulang seperti peradaban beberapa kali sebelumnya ? Betulkah penemuan ini, serta mengapa penemuan-penemuan peradaban prasejarah ini dengan teknologi manusia masa kini begitu mirip ? Semua masalah ini patut kita renungkan dalam-dalam.

Dari bukti-bukti peninggalan bahwa di bumi ini terdapat berkali-kali peradaban dan binasa. Bukti-bukti peninggalan peradaban ini jika tidak dipelajari secara mendalam, serta mengapa sampai terjadi ketidak sinambungan, untuk mengetahui mengapa sebuah peradaban bisa musnah mungkin manusia akan mengulang seperti peradaban beberapa kali sebelumnya.

----------
Sampai disini postingan tentang Reaktor Nuklir Purba Bukti Peradaban Maju yang Hilang, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ...


Sumber dan bahan tulisan;
-Traces of the crash “flying saucer” preserved in coal? Media berita Rusia KPRU, 12 Januari 2013.
- Dari Koleksi blog Pribadi

Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

»»  READ MORE ...

Map of symbols that Keeps Eye One Mystery






MISTERI PETA SI MATA SATU


Pada gambar yang ada saat ini yakni tentang gambar dengan matu satu atau satu mata adalah kita selalu berorientasi pada mata satu yang ada dalam mata uang Dolar USA($), yang sering dikonotasikan sebagai si mata Dajjal.

Memang simata satu seperti yang ada pada gambar mata uang tersebut banyak menyimpulkan arti, tetapi yang akan kita bahas sekarang ini adalah tentang simata satu yang menyimpan Misteri yang besar dan hingga kini belum terpecahkan.

PETA SI MATA SATU—Inilah Hasil Pre-elemenary RISET “SI MATA SATU” Para Ahli yang meminta saya mempublikasikannya untuk sama-sama direnungkan/memancing diskusi. Ratusan halaman Pre- elemenary Riset ini diartikan apa yang selama ini sebagai Kontroversi Si Mata satu itu oleh para peneliti kita yang disimpulkan adalah sebuah PETA.


Projeksi astronomis menjadi posisi geografis ini menjadi sangat menarik karena untuk menjawab apa yang ada di satu piramid di Mesir ditemukan gambar mata Oro de Horus yang diapit oleh gambar Elang ( Aquila ) disebelah kiri dan gambar Ular ( Serpens). Hasil projeksi geografis ini dapat diartikan sebagai peta.

Menterjemahkan simbol Elang disebelah kiri Oro de Horus di tengah dan Ular disebelah kanan sebagai peta warisan budaya dan lain-lainnya tentu akan sangat menarik untuk di eksplorasi lebih jauh.

Silahkan direnungi yang jelas bukan utak atik gatuk, risetnya sudah lama, metode bisa dipertanggungjawabkan. Untuk sementara mereka minta dirahasiakan namanya, hanya sementara. Silahkan memperdebatkannya.

Misteri Lorong Rahasia Jakarta dan Simbol Si Mata-Satu


Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, yang dibangun Presiden Sukarno, menyimpan pola simbolis Mat Horus atau simata satu ini.

Konon khabarnya ternyata Jakarta sampai saat ini masih menyimpan misteri yang belum terpecahkan, mengapa disebut demikian, ya karena sampai saat ini ternyata kabarnya dibawah kota metropolitan tersebut terdapat lorong-lorong rahasia yang terhubung antara satu dengan yang lainnya. Mulai dari istana negara, Monas, Bundaran HI sampai masjid Istiqlal bahkan ada satu lorong yang dipersiapkan menuju laut.

Hal ini memang bila dikaji dan dipelajari dengan penelusuran sejarah, bahwa pembangunan lorong-lorong ini memang bisa jadi sejak jaman pendudukan belanda di Batavia dulu yang kini namanya berubah menjadi Jakarta sudah ada dan dipersiapkan untuk mengantisipasi serangan baik dari para gerilyawan pribumi maupun serangan dari luar.

Itu sebabnya mungkin salah satu alasan dibangunnya Monas dan Hotel Indonesia (HI) pada masa pemerintahan Sukarno yang diresmikan juga oleh Sukarno, ada dalam kawasan atau lintasan lorong-lorong rahasia tersebut, dan tentunya Sukarno sendiri memanfaatkan peninggalan bekas pemerintah Belanda ini bukan hanya sebatas mengantisipasi keadaan darurat saja, tapi yang pasti hingga sekarang hanya segelintir oranglah yang tahu akan arti keberadaan dan kepentingan daripada lorong-lorong rahasia tersebut.

Maka bukan hal yang mustahil apabila pada suatu peristiwa ketika ada yang demo ke Istana untuk bertemu Kepala Negara tidak pernah bisa menemuinya, karena sudah berada ditempat lain tanpa diketahui oleh para pendemo tersebut, padahal pada saat yang bersamaan ketika itu sang Kepala Negara sedang menerima tamu negara.

Sekali lagi mengenai makna dari simbol tersebut, semua kesimpulan akhir terserah pada anda dan dari sudut pandang manakah anda melihatnya. Sekilas memang ini hanya gambar dari imajinatif meski memang gambar ini dibuat pada masa 4000 tahun silam, tapi sesungguhnya masa sekarang simbol ini dpergunakan untuk menentukan sebuah kode yang masih dalam pencarian dan belum terpecahkan ...

----------
Sampai disini postingan tentang Peta Simbolis Mata Satu yang Masih Jadi Misteri, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ...

Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

»»  READ MORE ...

Creatures - Magical creatures in the Book of Imam al-Qazwini






Beberapa makhluk Ajaib dan Unik Menurut Kitab Imam Zakariya

Imam Zakariya al-Qazwini atau Zakariya ibn Muhammad ibn Mahmud Abu Yahya al-Qazwini, adalah seorang ahli Fisika, Geografi, Astronomi sertaKosmologi. Beliau dilahirkan di Kota Qazwin Persia, pada tahun 1203 M.

Melalui bukunya yang berjudul Aja’ib al-makhluqat wa Gharaib al-Mawjudat, beliau bercerita tentang keberadaan makhluk-makhluk unik.

Makhluk-makhluk tersebut antara lain;

1. Ya’juj Ma’juj

ﻳﺎﺟﻮﺝ ﻭﻣﺄﺟﻮﺝ ﻭﻫﻢ ﺃﻣﻢ ﻻﻳﺤﺼﻴﻬﻢ ﺍﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻃﻮﻝ ﺃﺣﺪﻫﻢ ﻧﺼﻒ ﻗﺎﻣﺔ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻭﻟﻬﻢ ﺃﻧﻴﺎﺏ ﻛﻤﺎ ﻟﻠﺴﺒﺎﻉ
ﻭﻣﺨﺎﻟﻴﺐ ﻣﻜﺎﻥ ﺍﻷﻇﻔﺎﺭ ﻭﻫﻠﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺸﻌﺮ


Mereka adalah umat yang tidak bisa dihitung jumlahnya, kecuali Allah Ta’ala. Tinggi mereka adalah separuh tinggi seorang pria, mereka memiliki taring sebagaimana taring binatang buas, cakar di kuku-kuku mereka, dan berbulu lebat.


2. Kaum di salah satu gunung dekat tempat yang tutup oleh Dzul Qornain

ﺃﻣﺔ ﻓﻲ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﺠﺒﺎﻝ ﺑﻘﺮﺏ ﺳﺪ ﺍﻹﺳﻜﻨﺪﺭ ﻗﺼﺎﺭ ﺍﻟﻘﺪﻭﺩ ﻋﺮﺍﺽ ﺍﻟﻮﺟﻮﻩ ﺳﻮﺩ ﺍﻟﺠﻠﻮﺩ ﻓﻴﻬﺎ ﻧﻘﻂ ﺑﻴﺾ ﻭﺻﻔﺮ
ﻃﻮﻝ ﻛﻞ ﺍﺣﺪ ﺧﻤﺴﺔ ﺃﺷﺒﺎﺭ ﻳﺘﻮﺣﺸﻮﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﺨﻼﺋﻖ ﻭﻳﺘﺴﻠﻘﻮﻥ ﺍﻷﺷﺠﺎﺭ


Berpostur pendek berwajah lebar dan berkulit hitam yang terdapat bintik-bintik putih atau kuning, tinggi mereka adalah 5 jengkal, mereka suka memangsa makhluk hidup dan memanjat pepohonan.


3. Kaum di kepulauan benua afrika berbentuk seperti manusia
ﺍﻣﺔ ﺑﺠﺰﻳﺮﺓ ﺍﻟﺰﻧﺞ ﻋﻠﻰ ﺻﻮﺭﺓ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﺘﻜﻠﻤﻮﻥ ﺑﻜﻼﻡ ﻻﻳﻔﻬﻢ ﻭﻳﺄﻛﻠﻮﻥ ﻭﻳﺸﺮﺑﻮﻥ ﻛﺎﻻﻧﺴﺎﻥ ﻭﻟﻬﻢ ﺃﺟﻨﺤﺔ
ﻳﻄﻴﺮﻭﻥ ﺑﻬﺎ ﻭﻫﻢ ﺑﻴﺾ ﺳﻮﺩ ﻭﺧﻀﺮ


Berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka makan dan minum layaknya manusia, mereka juga memiliki sayap untuk terbang, warna kulit mereka ada yang putih, hitam, dan hijau


4. Kaum disebagian jazirah bahr
ﺍﻣﺔ ﻓﻲ ﺑﻌﺾ ﺟﺰﺍﺋﺮ ﺍﻟﺒﺤﺮ ﻭﺟﻮﻫﻬﻢ ﻛﻮﺟﻮﻩ ﺍﻟﻜﻼﺏ ﻭﺳﺎﺋﺮ ﺃﺑﺪﺍﻧﻬﻢ ﻛﺒﺪﻥ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳﺘﻘﻮﺗﻮﻥ ﺑﺜﻤﺎﺭ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﺠﺰﻳﺮﺓ
ﻓﺈﻥ ﻭﺟﺪﻭﺍ ﺷﻴﺌﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺤﻴﻮﺍﻥ ﺍﻛﻠﻮﻩ


Wajah mereka seperti anjing tubuh mereka seperti manusia, mereka memakan buah-buahan di pulau tersebut, namun apabila mereka menemukan hewan maka mereka akan memakannya


5. Kaum berkepala manusia dan berbadan ular
ﺃﻣﺔ ﺭﺅﻭﺳﻬﺎ ﺭﺅﻭﺱ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻭﺃﺑﺪﺍﻧﻬﺎ ﺍﺑﺪﺍﻥ ﺍﻟﺤﻴﺎﺕ


Makhluk yang berbadan ular dan berkepala manusia adalah hampir sejenis bangsa jin, akan tetapi perwujudan yang kasat mata alias jirimnya yang kelihatan, boleh jadi makhluk jenis ini adalah yang sering digambarkan sebagai dewa-dewi pada jaman dahulu kala.


6. Kaum di jazirah Romini
ﺃﻣﻮ ﺑﺠﺰﻳﺮﺓ ﺍﻟﺮﺍﻣﻨﻲ ﻋﺮﺍﺓ ﻻﻳﻔﻬﻢ ﻛﻼﻣﻬﻢ ﻭﻫﻮ ﺷﺒﻴﻪ ﺑﺎﻟﺼﻐﻴﺮ ﻃﻮﻝ ﺃﺣﺪﻫﻢ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺃﺷﺒﺎﺭ ﻭﻟﻬﻢ ﺷﻌﻮﺭ ﻭﺯﻏﺐ
ﺃﺣﻤﺮ


Mereka hidup telanjang dan berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka menyerupai anak kecil dengan tinggi badan 4 jengkal, berbulu tebal dan tipis yang berwarna merah


7. Bangsa seperti Kera
ﺃﻣﺔ ﻳﻘﺎﻝ ﻟﻬﺎ ﺍﻟﻨﺴﻨﺎﺱ ﻷﺣﺪﻫﻢ ﻧﺼﻒ ﺭﺃﺱ ﻭﻧﺼﻒ ﺑﺪﻥ ﻭﻳﺪ ﻭﺭﺟﻞ ﻭﺍﺣﺪﺓ ﻛﺄﻧﻪ ﺇﻧﺴﺎﻥ ﻗﺪ ﻧﺼﻔﻴﻦ ﻳﻘﻔﺰ ﻗﻔﺰﺍ
ﻭﺃﻧﻪ ﻳﻮﺟﺪ ﻓﻲ ﻏﻴﺎﺽ ﺃﺭﺽ ﺍﻟﻴﻤﻦ ﻭﻫﻮ ﻧﺎﻃﻖ


Mereka setengah manusia – setengah kera, bisa berbicara, berjalan melompat-lompat, terdapat di dataran subur tanah Yaman.
Tentu kita bertanya-tanya…
Apakah makhluk-makhluk ajaib, yang diceritakan Imam Zakariya al-Qazwini ini, pernah hidup di bumi ?
Atau mungkin, yang beliau tulis, hanya merupakan kisah fiksi ?

Untuk menjawab semua itu, sudah seharusnya didasarkan kepada penelitian ilmiah.
Sebab tidak menutup kemungkinan, apa yang diungkapkan oleh Imam Qazwini, merupakan hasil pengamatannya terhadap makhluk-makhluk yang berada diluar dimensi manusia, yang lebih dikenal sebagai makhluk jenis Jin.
WaLlahu a’lamu bishshawab

----------
Sampai disini postingan mengenai Makhluk – makhluk Gaib dalam Kitab Imam al Qazwini, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ..

Sumber dan bahan tulisan:
1. Diskusi Grup Facebook “Mencari Penghuni Langit
2. Aja’ib al-makhluqat wa Gharaib al-Mawjudat (Virtual)
3. Aja’ib al-makhluqat (Turkish Version)
4. Aja’ib al-makhluqat wa Gharaib al-Mawjudat (Wikipedia)


Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

»»  READ MORE ...

Mysterious phenomenon that Rain Animals in the World






Hujan Binatang yang Penuh Misteri

Hujan air, merupakan fenomena alam yang biasa dilihat masyarakat luas dan sudah dianggap sebagai sesuatu yang lazim. Begitu juga dengan hujan es, beberapa laporan mulai menjadikannya suatu hal yang lazim. Lain halnya jika yang jatuh dari langit adalah kodok, ikan, atau burung. Inilah salah satu fenomena alam yang dimasukkan dalam arsip misteri sains oleh para ahli.

Hujan hewan adalah suatu fenomena langka dalam ilmu meteorologi, walaupun kejadiannya sudah banyak dilaporkan terjadi di berbagai belahan dunia, namun fenomena ini pada kenyataannya masih belum banyak diketahui orang banyak.

Hujan Kodok



Dari namanya mungkin sudah dapat diartikan bahwa hujan hewan adalah seperti hujan lainnya, hanya bedanya, yang jatuh secara keroyokan dari langit bukan air, tapi kodok. Fenomena ini mungkin terdengar sedikit aneh, tapi percaya atau tidak, fenomena ini telah tercatat bahkan sejak zaman Cina kuno, terlebih lagi sewjak zaman Musa.

Dalam bible, dicatat bahwa fenomena hujan kodok terjadi karena sebagai salah satu malapetaka yang dikirimkan Tuhan untuk memaksa Firaun melepaskan Israel dari perbudakan Mesir.
Pada tahun 1901, hujan pernah kodok terjadi di Minneapolis, Amerika. Menurut msayarakat setempat yang menyaksikan langsung fenomena alam ini, pada awalnya langit ditutupi dengan awan berwarna hijau yang terlihat seperti jas hujan raksasa. Beberapa saat kemudian, kodok-kodok dalam jumlah yang banyak seperti dicurahkan dari langit.

Pada tahun 1981 di Naphilon, Yunani. Masyarakat setempat kaget dengan ratusan kodok yang meloncat dari langit menghujani pepohonan di hutan. Berita resmi daerah setempat kemudian melaporkan bahwa sebuah badai besar yang diikuti angin tornado telah mengangkut kodok-kodok ini untuk kemudian dilemparkan di daerah pepohonan Naphilon, Yunani. Namun, fakta yang menarik dibalik berita tersebut, kodok yang menghujani daerah pepohonan tersebut ternyata adalah spesies yang hanya terdapat di Afrika Utara.

Hujan Kodok di Jepang



Lain lagi di Jepang , kodok-kodok ini berjatuhan dari angkasa dan membuat kaget semua orang. Para ahli memprediksikan bahwa hujan ini terjadi karena adanya badai yang menyapu daerah rawa dan mengangkat kodok-kodok tersebut kemudian dijatuhkan kembali bersama hujan.

Hujan Ikan


Pada tahun 1859, fenomena aneh terjadi di Inggris. Ikan-ikan menghujani tanah dan terlihat seperti dibuang dalam jumlah besar dari langit ke bumi. Fenomena ini terjadi tepatnya diGlamorganshire, Inggris. Diperkirakan jumlah ikan-ikan dalam fenomena saat itu, mencapai ribuan ikan. Para nelayan kemudian melepaskan ikan-ikan tersebut kembali ke laut, karena kebanyakan dari ikan-ikan tersebut ada yang masih hidup.

Fenomena serupa juga pernah terjadi di Louisiana, Amerika pada tahun 1947. Hanya bedanya pada fenomena di Louisiana adalah, ikan-ikan yang jatuh dari langit kebanyakan sudah mati dan membeku dalam es.


Pada tahun 1969, sebuah ikan besar jatuh dari langit di sebuah gereja di Sydney, Australia.Jatuhnya ikan besar ini juga diikuti dengan jumlah air yang besar.
Pada tahun 1989, sekitar 800 ikan-ikan kecil jatuh dari langit di depan teras rumah seorang warga Ipswich, Australia.

Satu tempat yang justru menganggap fenomena ini adalah suatu hal yang lumrah adalah, Honduras. Masyarakat setempat di Honduras sering merayakan sebuah perayaan tahunan yang bernama, Lluvia de Pecesyang berarti hujan ikan. National Geographic pernah mengadakan penelitian khusus tentang fenomena hujan ikan yang terjadi di Honduras, dimana disana dalam fenomena yang terjadi, ikan yang jatuh dari langit bukan berasal dari daerah setempat, melainkan dari daerah yang sama sekali bukan berada di dekat Honduras.

Hujan Ikan di Lajamanu, Australia



Penduduk suatu kota kecil di wilayah tandus Australia bagian utara mengalami berkah yang jarang terjadi. Kota mereka dilanda hujan ikan. Laman harian The Telegraph mengungkapkan, dalam dua hari berturut-turut Kota Lajamanu di negara bagian Northern Territory kejatuhan banyak ekor ikan. Bersama dengan air hujan, ikan-ikan itu muncul begitu saja dari langit. Sebagian besar ikan masih dalam keadaan hidup. Hujan ikan itu baru berhenti Senin, 1 Maret 2010.

Para pakar cuaca di Australia yakin bahwa ikan spangled perch, salah satu jenis ikan air tawar di Australia, tampaknya terhisap ke dalam badai. Mereka lalu dibawa angin kencang sebelum akhirnya berguguran di Lajamanu, kota yang jumlah penduduknya hanya 669 orang. "Badai membawa ikan-ikan itu naik hingga ketinggian 40 ribu hingga 50 ribu kaki di udara," kata seorang pakar senior di Biro Meteorologi Australia, Mark Kersemakers. "Saat mereka ikut dalam 'sistem' badai, mereka membeku. Setelah beberapa waktu, mereka bebas dari badai," lanjut Kersemakers.Ini merupakan kali ketiga dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun di mana Lajamanu dilanda hujan ikan. Peristiwa serupa terjadi pada 1974 dan 2004.


Hujan Buaya


Fenomena ini hanya dua kali terjadi yakni di Silvertown, Amerika, dan di Montreal.Pada fenomena hujan buaya yang terjadi di Silvertown, Amerika, hujan aneh ini terjadi hanya dalam waktu singkat. Buaya-buaya yang jatuh sempat diteliti oleh Dr. J.L. Smith yang keheranan dengan keberadaan buaya-buaya yang kebanyakan masih hidup meskipun telah jatuh dari langit. Buaya-buaya yang jatuh rata-rata berukuran sepanjang 12 inci.

Selain beberapa fenomena hujan hewan di atas, masih banyak lagi fenomena hujan hewan lainnya, seperti hujan burung, hujan anjing, hujan kucing, dan beberapa hewan lainnya. Pernah juga terjadi hujan gajah, tetapi dalam fenomena tersebut hanya satu gajah bayi.

Penjelasan Para Ilmuwan
Untuk membuat misteri alam ini terkesan samar dan normal, para ahli mengeluarkan teori yang mengatakan bahwa, angin dengan kekuatan yang kuat telah menjadi penyebab dibalik fenomena hujan hewan ini. Para ahli sudah lama mencoba mendeskpsikan bagaimana sebuah angin dengan kekuatan yang dahsyat bisa membawa ratusan bahkan ribuan hewan untuk dilontarkan atau dibawa hingga bermil-mil jauhnya.

Salah satu ilmuwan yang mencoba memecahkan fenomena misteri ini adalah seorang fisikawan Prancis bernama André-Marie Ampère. Dia merupakan ilmuwan pertama yang menaruh minat untuk memecahkan fenomena hujan hewan ini. Dalam hipotesanya di hadapan Society of Natural Sciences, dia mengemukakan bahwa angin puting beliung bisa mengangkat ratusan hingga ribuan hewan ini untuk selanjutnya dilontarkan bermil-mil jauhnya.

Hipotesa ini memang terdengar masuk akal, dan mungkin akan ada bayak orang yang menerima teori ini sebagai suatu pemecahan terhadap fenomena alam ini. Tapi, teori ini setelah saya amati ternyata masih memiliki kekurangan.Coba anda perhatikan kembali dalam catatan-catatan di atas mengenai fenomena hujan hewan ini. Kesimpulan yang seharusnya dihasilkan oleh fenomena hujan hewan ini adalah;

Dalam beberapa kejadian, ada beberapa hewan yang masih hidup,
Hewan yang jatuh adalah spesies yang sama,
Hewan yang jatuh rata-rata memiliki ukuran yang hampir serupa.

Mungkin ada yang masih bingung dengan bertanya, ada apa dengan 3 kesimpulan hujan hewan di atas?
Mari saya ajak anda menyaksikan beberapa fenomena angin tornado yang berhasil saya temukan di Youtube. Berikut beberapa videonya:

youtube=http://www.youtube.com/watch?v=a_MuaWDg5Z0&hl=en_US&fs=1&rel=0
youtube=http://www.youtube.com/watch?v=JW9UqDZHAQ8&hl=en_US&fs=1&rel=0
youtube=http://www.youtube.com/watch?v=DNL7ASvl4k4&hl=en_US&fs=1&rel=0

Perhatikan bagaimana setiap angin tornado itu melewati suatu rumah, atau kebun, atau peternakan. Semuanya langsung hancur. Bayangkan jika ada satu ekor kodok di sana yang terperangkap dalam angin tornado. Dengan ribuan keping benda lain di dalam sana, entah itu serpihan pohon atau serpihan rumah, mungkinkah kodok itu tidak akan terbentur dengan satu saja benda yang memiliki ukuran lebih besar dari dia? Mungkinkah kodok itu akan selamat? Berhubung saya tidak mempunyai gambaran ada berapa benda yang seharusnya terperangkap dalam pusaran angin tornado tersebut selain satu ekor kodok, maka saya tidak bisa secara pasti mengukur probabilitas kemungkinan si kodok masih akan hidup setelah dia melewati mimpi terburuk dalam hidupnya. Yang jelas, saya meragukan jika si kodok bisa selamat hingga kembali jatuh ke bumi setelah terlempar hingga bermil-mil jauhnya.

Sekarang kita masuk ke poin kedua sekaligus poin ketiga, dimana hewan yang jatuh adalah spesies yang sama. Sekarang pikirkanlah dengan baik, angin seperti apa yang ketika sedang asyik-asyiknya menari berputar-putar dengan kecepatan tinggi mampu untuk memisahkan hewan-hewan tertentu saja untuk kemudian akan dilemparkan ke suatu daerah tertentu? Kenapa sang angin tornado mampu dengan detil memisahkan hanya hewan saja yang akan dilontarkan ke suatu daerah? Kenapa tidak pernah dalam suatu hujan hewan tiba-tiba ada suatu sepeda menyusul jatuh dari langit? Bukankah jika dalam suatu kejadian fenomena hujan hewan, ada beragam macam spesies dari hewannya yang jatuh justru akan lebih mendukung teori yang mengatakan jika hujan hewan terjadi akibat angin tornado baru saja memporak porandakan suatu kebun binatang? Mungkinkah sebenarnya angin tornado itu terlalu hebat dan pintar karena mampu memisahkan spesies hewan sekaligus klasifikasi golongan ukurannya?

Saya tidak bermaksud menentang ilmuwan manapun, hanya saja dalam teori yang dikeluarkan beberapa ilmuwan, mereka seperti terlalu angkuh dengan gelar ilmuwannya tanpa memikirkan dasar yang jelas teori mereka, sehingga dikemudian hari menimbulkan celah untuk dipertanyakan. Setidaknya, saya bisa memberi tahu anda, bahwa dunia yang kita diami ini, bukanlah dunia yang hanya bisa berputar sesuai logika alam pikiran manusia. Terkadang dunia ini terlalu bulat untuk dipertanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Sama halnya ketika sedang asyik mencari referensi artikel hujan hewan ini, saya menemukan suatu fenomena yang benar-benar lebih aneh dari fenomena hujan hewan, yaitu HUJAN UANG.

Mungkin ada yang masih ingat dengan aksi salah satu konglomerat Indonesia bernamaTung Desem Waringin yang membuat fenomena hujan uang buatan. Tung Desem Waringin melemparkan uang dari atas helikopternya dengan pecahan Rp. 5.000, Rp. 10.000, dan Rp. 20.000 dalam rangka promosi buku motivasinya. Otomatis ini membuat hujan uang terjadi di bawah helikopternya Tung Desem Waringin. Tapi, bagaimana para ilmuwan menjelaskan suatu pekarangan gereja yang sedang sunyi, tidak ada helikopter atau pesawat yang melintas di atasnya, tiba-tiba koin-koin mulai jatuh dari langit, orang-orang kemudian mulai tercengang dan menganggap fenomena ini seperti “kiriman dari surga”. Ya, saya tidak sedang mendongeng, ini adalah apa yang terjadi di pekarangan Gereja St. Elisabeth, Reddish, Inggris. Dan ini bukan satu-satunya.

Pada tahun 1940, di sekitar daerah Meshchnera, Rusia, kira-kira sekitar 1.000 koin tiba-tiba jatuh dari langit selama badai yang berlangsung selama kurang dari 1 jam. Yang aneh dari fenomena “kiriman dari surga” di Rusia ini adalah koin-koin yang jatuh ternyata berasal dari abad ke-16.
Pada tahun 1956, ratusan koin jatuh ke atas gerombolan anak-anak SD di Hanham, Inggris ketika mereka sedang dalam perjalanan pulang sekolah. Kebetulannya, para anak-anak tersebut sedang berunding untuk patungan membeli buah-buahan untuk guru mereka yang sedang sakit.

Pada tahun 1982, seorang penjaga toko di Manchester Inggris melaporkan ke pihak berwajib tentang aksi anak-anak kecil yang memborong cokelat di tokonya. Ia tidak percaya dengan pernyataan anak-anak yang mengatakan bahwa uang yang mereka peroleh adalah uang yang jatuh dari langit ketika mereka sedang bermain di suatu pekarangan gereja, Ia curiga jika anak-anak kecil tersebut telah mencuri uang dari suatu gereja di daerah tersebut. Namun setelah diselidiki, tidak ada satupun pihak yang merasa kehilangan uang dalam jumlah yang sama dengan apa yang dibelanjakan anak-anak tersebut untuk membeli cokelat.

Dunia yang aneh, bukan?

----------------------
Sampai disini postingan Mengenai Fenomena Hujan Hewan yang Misterius di Dunia, semoga artikel atau tulisan diatas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sukses selalu ...

Edit; wawansurya
Sumber ;
http://wawansurya.de.vu
http://wawansurya.tk
http://wawansurya.infos.st
http://wwbisnis.blogspot.com
www.affiliate-waones.com
http://waones-sbm.blogspot.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
Terima kasih sudah Mau Berkunjung Keblog Ini .. bila ada yang tidak berkenan .... Comment aja ... yah!!!

merchant 
Search Engine

»»  READ MORE ...